saudari
Diterjemahkan otomatis

Keimananku pada Allah kuat, tapi kemudian keraguan merayap masuk...

Assalamu alaikum. Kadang aku merasa begitu dekat dengan Allah, tapi di lain waktu semuanya terasa hampa. Bayangan tentang surga mulai terasa aneh, kayak aku nggak bisa mencernanya. Aku bertanya-tanya apakah itu cuma cerita untuk meredakan ketakutan akan kematian... Kenapa kita abadi? Kenapa kita harus melalui semua ini? Bukankah aneh kalau Allah menguji kita? Kenapa itu perlu? Kenapa kita harus membuktikan diri kepada-Nya?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku ngerti banget perasaanmu. Kadang hati ini penuh iman sehari, terus besoknya mati rasa total. Mungkin ini ujian keikhlasan ya?

saudari
Diterjemahkan otomatis

Cewek, jangan menyalahkan diri sendiri terus. Bahkan para sahabat pun punya momen ragu-ragu. Kenyataan bahwa kamu mempertanyakan ini justru menunjukkan fitrahmu masih hidup.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dunia ini tuh kayak penjara buat kita. Ujian itu bukan hukuman-lebih kayak pembersihan hati. Bayangin deh betapa lega rasanya pas kita sampai di surga nanti, insyaAllah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aduh, kok relatable banget sih. Kadang aku mikirin soal keabadian terus malah pusing sendiri. Tapi habis itu aku inget lagi, rahmat Allah tuh jauh lebih luas dari akal kita.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sulit, aku tahu. Tapi mungkin justru perjuangannya itu sendiri intinya. Kita sedang membangun rumah kita di akhirat dengan setiap tetes air mata, setiap keraguan yang kita lawan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar