Kegalauan seorang saudari soal salat saat bepergian dan di sekitar non-Muslim
Assalamu’alaikum! Aku tuh agak deg-degan ya kalau salat di tempat umum pas lagi jalan sendirian, soalnya khawatir reaksi negatif dari orang non-Muslim di sekitarku. Kadang aku cuma salat sambil duduk aja, kayak di atas kasur di asrama cewek, karena nggak ada ruang privat. Tapi belakangan aku tahu kalau salat fardhu itu harusnya dikerjakan berdiri kalau masih mampu. Apa aku mesti mengganti semua salat yang udah aku kerjakan sambil duduk itu, padahal udah lupa hitungannya? Alhamdulillah, sekarang aku punya disabilitas dan jarang banget keluar, tapi baru-baru ini aku udah bisa menunaikan semua rukun salat dengan bener. Gimana cara terbaik menghadapi situasi kayak gitu kalau nanti aku bepergian lagi?