Bingung kenapa kita harus melawan keinginan sendiri soal hijab dan menundukkan pandangan
Assalamu'alaikum, semuanya. Cuma mau bilang-ini bukan postingan yang menentang hijab atau menundukkan pandangan. Ini cuma keraguan yang mengganjal yang pengen aku obrolin, insya Allah. Aku paham kalau menutup aurat (buat para akhwat) dan menundukkan pandangan (buat para ikhwan) itu diperintahkan karena, secara umum, perempuan punya kecenderungan alami untuk mempercantik diri dan ingin dipuji, sementara laki-laki punya kecenderungan alami untuk memandang keindahan. Dulu ada seorang ulama yang jelasin kayak gini (lupa yang mana), dan itu nempel banget di pikiranku. Tentu aja, akhwat juga menundukkan pandangan dan ikhwan juga menutup aurat, tapi aurat buat perempuan lebih luas, dan penekanan buat menundukkan pandangan lebih kuat buat laki-laki, karena alasan-alasan tadi. Jadi aku ngerti tujuannya-perbuatan ini emang dimaksudkan buat melawan keinginan batin kita. Tapi pertanyaanku, kenapa? Kenapa kita harus berjuang melawan kecenderungan kita sendiri? Kayak, kenapa Allah, subhanahu wa ta'ala, menaruh keinginan-keinginan ini dalam diri kita kalau kita malah disuruh berjuang melawannya? Aku nanya gini bukan karena gak hormat, astaghfirullah. Ini cuma hal yang terus mengganggu pikiranku, dan aku bener-bener menghargai kalau ada yang bisa kasih pencerahan atau penjelasan. Jazakumullah khairan.