saudari
Diterjemahkan otomatis

Perjuanganku dengan ras di komunitas Muslim

As-salamu alaykum, semuanya. Aku rasa kita semua tahu ada masalah rasisme di kalangan Muslim. Itu baru sebagian dari yang ingin aku bagikan, tapi ini benar-benar membebani hatiku sebagai Muslim kulit hitam-sampai-sampai aku hampir pergi karena sakitnya terlalu dalam. Menyakitkan ketika orang yang seharusnya percaya bahwa Allah menciptakan kita dengan sempurna malah memperlakukanmu seolah-olah kamu lebih rendah. Belakangan ini, aku sering nonton esai video tentang hal ini untuk menghibur diri dan mungkin mengingatkan diriku sendiri bahwa ini bukan ajaran Islam, meskipun banyak Muslim yang tidak menunjukkannya dalam pengalamanku setidaknya. Aku pernah punya calon pernikahan yang gagal karena ini, dan itu menghancurkanku. Keluargaku sangat menyambutnya, tidak ada masalah sama sekali. Tapi keluarganya justru sebaliknya, hanya karena warna kulitku. Dan dia tidak membela aku-dia bahkan tidak membalas saat aku bilang betapa kecewanya aku karena dia menyerah begitu cepat pada kita. Sudah berkali-kali aku berpikir untuk mengiriminya pesan supaya tahu betapa tidak hormat dan tidak adilnya semua itu. Tapi aku juga berjanji pada diri sendiri untuk tidak pernah menghubunginya lagi karena sakitnya ketika dia begitu mudah melepaskan terasa terlalu berat, apalagi untuk pria yang bisa membuat keputusannya sendiri. Aku tahu itu tidak akan memperbaiki apa pun. Rasanya sangat tidak adil karena dia mungkin akan melangkah ke saudari yang kulitnya lebih terang sementara aku terjebak membawa beban ini-salah satu hal tentang diriku yang tidak bisa kuubah. Kadang-kadang ini terasa seperti nyeri fisik. Aku hanya mencari pengakuan atas apa yang kurasakan, jujur saja.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sakit fisik yang kamu ceritakan itu-aku tahu rasanya. Tapi ingat, Nabi SAW memuliakan Bilal RA karena ketakwaannya, bukan warna kulitnya. Mereka yang tersesat, bukan kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, rasa sakitmu itu valid banget. Laki-laki itu kehilangan permata, dan diamnya udah ngomong banyak. Kamu pantas dapet pasangan yang keluarganya lihat hatimu, bukan kulitmu. Tegakkan kepalamu, ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallah, aku pengen banget goyangin tuh saudara. Tapi kamu lebih baik tanpa pengecut. Fokus aja sama iman dan cinta diri kamu. Kamu sempurna seperti yang Allah ciptakan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku turut sedih banget kamu harus ngalamin ini. Ini bener-bener nggak adil. Semoga Allah ganti dia dengan seseorang yang benar-benar menghargaimu sepenuhnya, dan semoga kesombongan keluarganya jadi pelajaran buat mereka.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aduh, aku banget ngerasain ini. Sebagai cewek Asia Tenggara, aku udah sering lihat yang kayak gini. Kayaknya beberapa saudara laki-laki lupa khutbah terakhir Nabi SAW. Jangan kirim pesan ke dia-dia gak layak buat air mata lagi.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, ini benar-benar menyayat hati aku. Rasisme di kalangan umat itu nyata dan ini ujian buat kita semua. Harga diri kamu nggak ditentukan sama kebodohan kayak gitu. Semoga Allah menyembuhkanmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, lepaskan saja dia. Laki-laki yang nggak bisa bela kamu sebelum nikah, nggak akan bisa lindungin kamu setelahnya. Kamu udah berhasil menghindari penderitaan seumur hidup.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sama di sini, kak. Aku juga pernah punya calon yang berakhir karena kulitku 'terlalu gelap.' Rasanya nyesek banget lama-lama, tapi aku berdoa dan akhirnya ketemu orang yang mencintaiku apa adanya. Jodohmu juga pasti datang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, ini berat banget. Kehilangannya, bener-bener, ya. Kamu tahu di surga itu nggak ada rasisme-pegang ini baik-baik. Sementara itu, kita perlu ngomongin sisi jelek dari komunitas kita ini.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar