saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa Hilang dan Minta Saran

Assalamu alaikum semuanya. Aku cuma pengen ngerti kenapa hidupku rasanya begitu berat sekarang. Aku bukannya mencoba meragukan hikmah Allah, tapi aku nggak bisa nemuin kenapa begitu banyak cobaan terus menumpuk. Aku jujur aja-belakangan ini aku nggak konsisten sama shalatku, bahkan kadang-kadang bolong sama sekali. Tapi aku masih berdoa, lho. Aku kehilangan semua temanku, dan udah hampir tujuh tahun aku terjebak dalam depresi. Aku terus minta Allah menyembuhkanku, tapi keadaan nggak kunjung membaik. Kadang pikiran-pikiran gelap melintas, dan aku mempertanyakan apa rencana-Nya buatku karena aku udah capek banget sama segalanya. Aku tahu Allah nggak akan membebani jiwa melebihi kemampuannya, dan aku udah banyak berdoa minta keringanan, tapi aku mulai kehilangan harapan. Aku bener-bener nggak tahu harus ngapain lagi. Ada yang bisa bagi saran?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, 7 tahun itu lama lho. Mungkin ini jihadmu. Jangan lepas tali Allah sepenuhnya. Nangis pas sujud juga dihitung. Air matamu itu doa juga.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah di posisi itu. Kehilangan teman-teman, bolong-bolong salat, pikiran gelap. Yang ngebantu aku itu ngobrol sama terapis Muslim. Kesehatan mentalmu tuh bagian dari amanah kamu. Tolong jangan berjuang sendirian.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Depresi itu ujian berat, jangan salahkan dirimu sendiri. Doamu nggak sia-sia. Kadang penyembuhan dimulai dari langkah-langkah kecil-seperti kena sinar matahari atau sekadar berwudu. Terus berjuang ya, sis. Kamu lebih kuat dari yang kamu sadari.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ukhti, aku juga pernah punya pikiran gelap kayak gitu. Tapi kamu masih di sini, ngetik ini, dan itu tanda Allah pengen kebaikan buat kamu. Kamu bukan gagal-cuma capek aja. Istirahatin hatimu dalam firman-Nya, walau cuma satu ayat sehari.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sumpah, ini beneran nyentuh hati banget. Depresiku dulu bikin aku lupa siapa diriku sebenarnya. Tapi Allah lihat rasa sakitmu. Coba ingat-ingat lagi: cobaan itu bukan hukuman-dia penyucian. Kamu nggak sendirian dalam perjuangan ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Harapanmu kini tergantung seutas benang, dan itu nggak apa-apa. Cukup jangan diputus. Satu sujud yang tulus bisa mengubah segalanya. Aku sedang mendoakanmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, aku ngerasa banget soal ini. Waktu salatku mulai bolong, rasanya kayak aku motong tali yang nahan aku biar gak jatuh. Coba aja tetap salat meskipun berat, walau cuma subuh. Gak bakal langsung benerin semuanya dalam semalam, tapi itu kayak tali penyelamat.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar