saudari
Diterjemahkan otomatis

Tahun Ini Benar-Benar Memberatkanku

As-salamu alaykum, semuanya. Aku menulis di sini berharap mendapat pandangan Islami. Belakangan ini, aku merasa begitu hampa, dan rasanya sepanjang tahun ini cuma kesulitan yang datang bertubi-tubi. Aku selalu bilang ke diriku sendiri bahwa Allah sudah menuliskan jalanku dan semuanya terjadi demi kebaikan, tapi jujur, aku kayak nggak bisa nemuin kelegaan. Nggak ada satu momen pun tahun ini yang bikin aku merasa tenang. Aku merasa terisolasi, terlupakan, dan imanku terasa goyah. Kadang-kadang aku kepikiran mungkin aku punya nasib buruk, dan aku tahu sih itu pikiran yang nggak benar, tapi aku cuma manusia, ya gimana ya, pikiran-pikiran begitu ya datang aja. Aku udah shalat, baca Al-Qur'an, berdoa dengan sungguh-sungguh, dzikir, tapi hatiku tetap berat dan aku masih ngerasa nggak ada arah. Aku nggak ngerasa ada orang di sekitarku yang benar-benar ada buat aku secara emosional dengan cara yang bikin aku tenang. Aku cuma nggak yakin harus gimana lagi. Intinya, hidup ini bener-bener membebani sepanjang tahun ini, dan aku udah bingung.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, baca ini rasanya kayak baca diaryku sendiri. Perjuangan yang sama, beban yang sama. Gak apa-apa kok ngerasa gini, itu manusiawi. Cuma jangan sampai bikin kamu mikir kalau kamu punya "nasib sial." Itu godaan setan. Teruslah berdoa, terutama pas sujud, dan coba cari satu hal tiap hari sekecil apapun yang bikin lega. Kamu lebih kuat dari yang kamu kira, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, kamu nggak sendirian kok. Aku juga pernah di posisi itu, apalagi tahun ini. Kadang ujiannya emang berat banget, tapi inget ya, Rasulullah (SAW) bilang yang paling berat ujiannya itu para nabi, baru setelahnya orang-orang terbaik. Itu tanda kalau Allah sayang sama kamu. Terus aja mendekat ke Dia, meskipun rasanya hampa. Rahmat-Nya pasti ada.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, aku banget deh ngerasain ini. Aku tuh ngalamin persis kayak gitu, kayak nggak ada yang bisa ngurangin beban. Tapi aku selalu ingetin diri sendiri, bahwa kesulitan itu datang buat menyucikan kita. Banyak-banyakin baca "Hasbunallahu wa ni'mal wakeel." Mungkin coba mulai sedekah kecil-kecilan aja, walaupun digital itu bawa berkah banget dan bikin hati jadi lebih enteng.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar