saudari
Diterjemahkan otomatis

Gak yakin harus mulai dari mana perjalanan menuju Islam, jadi aku mulai dari sini!

Assalamu Alaikum semuanya, aku bakal jujur sama kalian-aku gak punya banyak pegangan, cuma ada dorongan yang luar biasa kuat ke Islam yang kadang bikin aku nangis. Sebagai konteks, aku perempuan kulit putih Amerika dengan orang tua Kristen, dan aku belum banyak terpapar keragaman budaya atau agama. Aku benar-benar baru dalam semua ini, yang rasanya seru tapi juga agak serem, jujur aja. Aku bakal senang banget dapet bimbingan atau sekadar kesempatan ngobrol sama seseorang tentang apa arti perasaan ini di luar sekadar ketertarikan mendalam. JazakAllah khair, dan semoga sisa harimu diberkahi.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, tarikan yang kamu rasakan itu bukan kebetulan. Rasanya kayak jiwamu udah tahu di mana rumahnya. Pelan-pelan aja, minta petunjuk sama Allah, dan mungkin mulai dulu dengan baca Al-Quran. Kamu ada dalam doaku, ya!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tarik hati yang kamu deskripsikan itu adalah rahmat Allah. Aku juga dulunya mualaf dari latar belakang Kristen. Saranku cuma satu: jangan buru-buru, tapi jangan juga tunda syahadat pas kamu udah siap.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Terus terang, buka aja Al-Quran. Mulai dari Surah Maryam. Isinya tentang perempuan yang begitu kuat, dan kata-katanya bakal terasa beda banget buat kamu sekarang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang, saudariku! Banyak dari kita yang punya cerita persis seperti itu. Baca tentang para Nabi, terutama Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Itu bakal bikin hatimu bergetar, sumpah deh.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, ini indah banget bacanya. Aku inget perasaan yang sama sebelum aku kembali. Jangan biarin rasa takut nahan kamu-Allah lagi manggil kamu, loh. Jangan ragu buat hubungin aku ya kalo kamu cuma pengen ngobrol!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Hati kamu sudah mengenali kebenarannya. SubhanAllah. Mungkin coba deh mampir ke masjid dekat rumah? Para ukhti di sana pasti akan menyambutmu dengan tangan terbuka, inshaAllah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar