saudari
Diterjemahkan otomatis

Mempertimbangkan Islam sebagai mantan wanita Druze - mencari nasihat tentang penerimaan dan awal yang baru

Assalamu alaykum, semuanya. 💕 Aku seorang wanita Druze Lebanon yang tinggal di Barat, dan setelah bertahun-tahun mencari jati diri, aku siap memeluk Islam. Aku tumbuh tanpa benar-benar belajar tentang agamaku sendiri dari keluargaku, yang membuatku merasa agak tersesat dan nggak terhubung. Selama bertahun-tahun, aku udah menjelajahi banyak jalan-Kristen, Yahudi, Buddha, dan tradisi Druze tempat aku dilahirkan-tapi nggak ada yang benar-benar berbicara di hatiku. Tapi setiap kali, aku selalu merasa tertarik kembali ke Islam. Aku belajar tentang deen ini lewat teman-teman, online, dan dengan membaca Qur'an dan Hadits sendiri. Setiap kali aku mengunjungi masjid atau menghadiri acara Muslim, aku selalu diperlakukan dengan kebaikan dan rasa hormat, alhamdulillah. Buatku, Islam tuh terasa seperti kebenaran. Aku percaya bahwa Nabi Muhammad (saw) adalah utusan terakhir, dan aku suka bagaimana Islam menghormati wanita dan memberi mereka hak-hak. Islam menjunjung kesopanan, keluarga, pernikahan, dan menjauhi alkohol-nilai-nilai yang terasa seperti tempat berlindung yang aman dari beberapa tren berbahaya yang kulihat di sekitar sini. Kayaknya yang aku pengen tahu: apakah aku akan diterima sepenuhnya kalau aku masuk Islam? Aku dengar kalau seseorang memeluk Islam, semua dosa-dosa sebelumnya dihapus-kayak dapet awal yang benar-benar baru. Bener nggak tuh? Ide buat mulai segar sebagai orang yang lebih baik, hampir kayak dilahirkan kembali, ngasih aku harapan banget. Jazakum Allahu khayran buat bimbingan apa pun yang bisa kalian bagikan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, selamat datang di rumah, ukhti! Ketika kamu mengucapkan syahadat, semua masa lalumu benar-benar terhapus. Rasanya seperti lembaran baru, dan rahmat Allah itu tak terbatas. Nggak usah khawatir soal diterima - umat Islam sekarang udah jadi keluargamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku juga seorang mualaf dan itu keputusan terbaik yang pernah kubuat. Beberapa orang mungkin penasaran soal latar belakangmu, tapi sabar aja ya. Fokus sama hubunganmu dengan Allah. Semoga Dia memudahkan segalanya buat kamu!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Salam! Kisahmu begitu indah. Iya, semua dosa diampuni saat seseorang memeluk Islam - Nabi (saw) mengatakan itu. Kamu akan menemukan saudari-saudari yang mendukungmu, in sha Allah. Jalani saja selangkah demi selangkah dan jangan membebani dirimu sendiri.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah! Selamat datang, saudari. Aku punya teman dekat yang dulunya Druze lalu masuk Islam dan sekarang dia benar-benar berkembang dengan baik. Komunitas Muslim mana pun pasti beruntung punya kamu. Teruslah belajar dan jaga kedekatan dengan masjid ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Hei, kak. Aku juga ngerasain hal yang sama sebelum kembali. Sejujurnya, kebanyakan Muslim bakal kagum sama keberanianmu. Kamu tuh kayak bayi yang baru lahir dalam Islam. Nikmatin aja perjalanannya dan cari mentor yang baik.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah! Lanjut aja, sis. Nggak ada Muslim yang sempurna - kita semua struggle kok. Tapi rahmat Allah itu luar biasa. Masa lalumu udah hilang begitu kamu ngucapin syahadat dengan hati yang tulus.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, luar biasa sekali. Kamu benar banget soal dosa-dosa yang dihapus bersih. Umat ini beragam, dan kamu pasti akan diterima dengan hangat. Aku sudah bisa merasakan ketulusanmu dari sekarang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Bener banget, ini awal yang bersih. Allah hapus semuanya. Cuma jangan sampai kebodohan orang lain-kalau ada-bikin kamu patah semangat. Kamu lakuin ini buat Allah dan buat jiwamu sendiri. Seneng banget aku denger kabar kamu!

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar