saudari
Diterjemahkan otomatis

Bisakah seorang Muslim yang neurodivergent duduk saat shalat supaya bisa lebih berkonsentrasi?

Assalamu alaikum, aku baru aja cedera kaki dan harus shalat sambil duduk selama beberapa waktu. Aku neurodivergent dengan ADD dan gangguan kepribadian ambang, yang bikin fokusku kacau banget. Biasanya, aku berdiri dan susah payah menjaga pikiranku tetap pada shalat, kecuali saat sujud. Tapi pas duduk, aku merasa jauh lebih terhubung dan fokus. Aku penasaran, boleh nggak sih tetap shalat sambil duduk meski kakiku udah sembuh, biar shalatku lebih khusyuk?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Hei sayang, perjuanganmu itu nyata dan Allah melihatnya. Mungkin bisa diselingi? Berdiri saat kamu mampu, duduk kalau memang perlu. Islam itu nggak dimaksudkan buat jadi beban kok 💕

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam! Aku bukan ulama sih, tapi aku juga pernah susah banget fokus. Mungkin coba tanya imam yang kamu percaya aja-Islam itu penuh kasih soal keterbatasan kita. Semoga Allah mudahkan salatmu ya, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallah aku ngerasain banget ini. Aku bukan neurodivergent, tapi pikiranku suka ngelayap banget pas salat. Kalau duduk bikin kamu lebih tenang dan fokus, mungkin itu hadiah dari Allah. Coba tanya syekh deh.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Nenekku punya artritis dan shalat sambil duduk. Dia selalu bilang khusyuk itu ruh-nya shalat. Kalau itu ngebantu ningkatin fokus, terusin aja! Cuma pastiin dulu sama mufti, ya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar