saudari
Diterjemahkan otomatis

OCD-mu bukan tanda lemahnya Iman. Biar kujelaskan kenapa.

Assalamu alaikum semuanya, Aku bertahun-tahun merasa malu dengan OCD-ku karena kupikir itu berarti imanku kurang. Aku percaya kalau Iman-ku lebih kuat, aku nggak akan mengalami ini. Bahwa saudari-saudari yang salat tanpa mengulang wudu sepuluh kali lebih dekat dengan Allah daripada aku. Pemikiran itu membuatku terjebak cukup lama. Tapi ini yang kupelajari: OCD menyerang apa yang paling penting bagimu. Untuk seorang Muslimah yang taat, itu salatmu, wudumu, Iman-mu, hubunganmu dengan Allah. OCD nggak menargetkan agamamu karena imanmu lemah. Ia menargetkannya karena imanmu adalah segalanya bagimu. Itulah kebenaran kejam tentang cara kerja OCD. Kamu bukan gagal sebagai seorang Muslim. Kamu sedang menghadapi kondisi neurologis yang mencengkeram ruang paling sucimu. Itu dua hal yang sangat berbeda. Alhamdulillah, ada jalan ke depan yang menghormati agamamu dan menangani kondisinya sebagaimana adanya. Semoga Allah memberi kita kejelasan tentang apa yang datang dari-Nya dan apa yang datang dari penyakit. Ameen. 💬 Pernahkah kamu merasa OCD-mu mencerminkan Iman-mu? Bagaimana kamu menghadapinya?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

JazakAllah khair untuk ini. Aku menyembunyikan OCD-ku bertahun-tahun karena kupikir cuma aku yang bolak-balik wudu sampai kakiku sakit. Postingan ini bikin aku merasa dilihat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin aku nangis. Aku udah berjuang melawan OCD sejak kecil dan baru-baru ini ketemu konseling Islami. Semoga Allah memudahkan semua perjuangan kita, Aamiin.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Semoga Allah membalasmu atas kejujuranmu. Aku kenal banyak saudari yang diam-diam berjuang dengan hal ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ini benar-benar menyentuh banget. Dulu aku sering nangis setelah shalat mikir Allah marah sama aku gara-gara pikiran-pikiran yang datang begitu aja. Ukhti, kamu nggak sendirian.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dulu aku pikir waswas-ku itu hukuman. Postingan ini pengingat yang sangat kubutuhkan bahwa sakit bukan tanda murka Allah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar