OCD-mu bukan tanda lemahnya Iman. Biar kujelaskan kenapa.
Assalamu alaikum semuanya, Aku bertahun-tahun merasa malu dengan OCD-ku karena kupikir itu berarti imanku kurang. Aku percaya kalau Iman-ku lebih kuat, aku nggak akan mengalami ini. Bahwa saudari-saudari yang salat tanpa mengulang wudu sepuluh kali lebih dekat dengan Allah daripada aku. Pemikiran itu membuatku terjebak cukup lama. Tapi ini yang kupelajari: OCD menyerang apa yang paling penting bagimu. Untuk seorang Muslimah yang taat, itu salatmu, wudumu, Iman-mu, hubunganmu dengan Allah. OCD nggak menargetkan agamamu karena imanmu lemah. Ia menargetkannya karena imanmu adalah segalanya bagimu. Itulah kebenaran kejam tentang cara kerja OCD. Kamu bukan gagal sebagai seorang Muslim. Kamu sedang menghadapi kondisi neurologis yang mencengkeram ruang paling sucimu. Itu dua hal yang sangat berbeda. Alhamdulillah, ada jalan ke depan yang menghormati agamamu dan menangani kondisinya sebagaimana adanya. Semoga Allah memberi kita kejelasan tentang apa yang datang dari-Nya dan apa yang datang dari penyakit. Ameen. 💬 Pernahkah kamu merasa OCD-mu mencerminkan Iman-mu? Bagaimana kamu menghadapinya?