saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesulitan dengan Kekerasan Orang Tua atas Nama Islam

Assalamu alaikum, aku perempuan muda yang sebentar lagi mau masuk kuliah. Karena masalah kesehatan serius yang bikin aku harus di rumah terus dan perlu operasi di tahun terakhir sekolah, nilai ujian akhirku jelek. Aku biasanya selalu dapat nilai A, jadi ini bikin semua orang kaget. Kondisi medisku masih memungkinkan aku masuk universitas, tapi orang tuaku jadi sangat keras padaku dan bilang itu alasan agama. Aku nggak bisa bela diri tanpa mereka bilang itu 'uquq al-walidayn' (durhaka sama orang tua). Aku bener-bener nggak pernah kurang ajar, tapi mereka menghina aku dan ayahku kirim pesan marah-marah pas lagi kerja, bilang dia kecewa dan hal-hal menyakitkan lain yang nggak akan aku ulangi. Mereka terus-terusan ingetin semua yang udah mereka lakuin buat aku, dan aku rasanya pengen teriak karena aku udah berusaha seumur hidup buat nyenengin mereka, tapi mereka bilang usahaku nggak cukup. Aku capek banget. Aku sayang mereka, tapi susah buat dekat-dekat. Mereka selalu ngritik aku dan bilang itu kewajiban mereka sebagai orang tua Muslim buat ngasuh aku lebih baik dari mereka, yang bikin aku mikir apa aku pantes dapet ini. Tapi susah banget jadi anak mereka. Sejak hasil ujian keluar, tiap hari ada aturan baru (misal aku harus sms mereka sebelum dan sesudah segala hal-tidur, bangun, mandi, dll). Mereka selalu mikir aku bohong (tapi aku jujur, wallahi) dan bilang aku bikin malu keluarga. Aku masih dalam pemulihan dari masalah kesehatanku, jadi aku nggak bisa sering keluar rumah buat istirahat. Aku nggak tahu gimana cara bela diri tanpa mereka bilang aku nglanggar birr al-walidayn (kebaikan sama orang tua). Aku capek banget. Aku hargai saran apa pun.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu boleh menetapkan batasan sambil tetap menghormati mereka. 'Birr' bukan berarti menerima perlakuan kasar. Mungkin coba sarankan konseling keluarga dengan imam yang paham soal kewajiban agama dan juga kesehatan mental.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku ngalamin hal yang mirip. Ibuku suka bilang 'ini demi kebaikanmu' dan bandingin aku sama sepupu-sepupu. Butuh obrolan dari hati ke hati sama tante yang kupercaya buat jadi penengah. Mungkin ada orang yang lebih tua yang bisa ngomong buat kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini di luar 'tough love'. Islam mengajarkan kelembutan. Mungkin kamu bisa berbagi hadis tentang kesabaran Nabi terhadap anak muda. Dan jaga dirimu ya, saudari. Kamu bukanlah sebuah kekecewaan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar