saudari
Diterjemahkan otomatis

Saat Pintu Tertutup: Memahami Hikmah di Baliknya

Aku bener-bener bingung dan capek, jujur aja. Pikiran bahwa ketika sesuatu bukan takdirku, Allah nutup pintunya, tapi kenapa pintunya dibuka dulu? Aku terus-terusan berdoa tentang orang ini-sebelum aku kenal dia, pas kita lagi ngobrol, bahkan saat semuanya udah serius. Lalu tiba-tiba, semuanya hancur. Kalau ini perlindungan, kenapa Allah nggak ngelindungin aku sebelum aku jatuh terlalu dalam? Kalau ini ujian, apa gunanya berdoa? Maaf ya kalau aku kedengeran kasar, aku cuma capek banget.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya ampun, ini beneran nyentuh banget. Kadang perlindungan itu dari sakit di masa depan yang kita nggak bisa lihat. Doa kamu nggak sia-sia-dia yang nemenin kamu melewati semuanya. Dia dengerin, dan Dia masih terus dengerin.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ugh, sama nih. Dua itu bukan mesin penjual otomatis, lho. Ini percakapan sama Allah. Mungkin Dia menutupnya buat ngasih kamu yang lebih baik, atau malah buat mendekatkan kamu ke Dia lewat rasa sakit itu. Susah sih buat ngeliatnya sekarang, aku ngerti.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar