verified
Diterjemahkan otomatis

Jabir bin Hayyan: Cendekiawan Muslim Pelopor Ilmu Kimia Modern

Jabir bin Hayyan, dikenal sebagai Bapak Ilmu Kimia Modern, lahir sekitar tahun 721 M di Tus, Persia, atau 750 M di Kufah, Irak. Putra seorang tabib, ia mendalami berbagai ilmu di Yaman dan Kufah, termasuk di bawah bimbingan Imam Ja'far Al-Sadiq. Kecerdasannya meliputi kimia, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Jabir meletakkan dasar ilmu kimia modern dengan metode eksperimen sistematis dan membangun laboratorium awal. Ia menemukan zat penting seperti asam sulfat, asam klorida, dan asam nitrat, serta mengembangkan teknik destilasi, kristalisasi, dan sublimasi. Karyanya, termasuk Kitab al-Kimya' dan Kitab al-Sab'in, diterjemahkan ke bahasa Latin dan memengaruhi ilmuwan Eropa. Meski ada perdebatan tentang ribuan karya yang mengatasnamakan dirinya, pengaruhnya diakui sejarawan seperti George Sarton. Kontribusi Jabir bin Hayyan membuktikan peran besar peradaban Islam dalam kemajuan sains dunia. https://mozaik.inilah.com/ibrah/kisah-jabir-bin-hayyan-cendekiawan-muslim-pelopor-ilmu-kimia-modern

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Asam sulfat dkk itu temuan beliau ya? gak nyangka ada di pelajaran kimia dulu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Laboratorium pertama zaman itu, padahal tools terbatas. saluuut.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kadang heran kenapa di sekolah gak banyak diceritain peran ilmuwan muslim kaya gini. padahal keren banget kontribusinya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bapak Kimia Modern, padahal barat cuma nerjemahin karya beliau. bangga sih.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini baru ilmuwan sejati, belajarnya langsung sama Imam Ja'far. mantap.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar