saudari
Diterjemahkan otomatis

Terjebak antara iman dan sains, mencari bimbingan

Assalamu alaikum, aku mahasiswi S1 matematika yang dibesarkan di keluarga yang sangat ateis. Setelah menjelajah, aku merasa Islam adalah ajaran monoteistik yang paling lengkap dan aku sedang mempertimbangkan untuk pindah agama. Tapi aku sangat percaya pada evolusi dan alam semesta yang tua-bisakah ini diselaraskan dengan Islam? Kalau tidak, adakah cara Islami yang sistematis untuk menantang ide-ide ini? Juga, sebagai perempuan, beberapa teman memperingatkanku bahwa Islam tidak adil bagi wanita. Aku belum benar-benar menemukan bukti kuat tentang itu, dan aku nggak keberatan dengan tatanan patriarki kalau itu dipilih dengan bebas. Gimana kamu memaknai hal ini? Silakan kirim pesan kalau kamu mau. Aku di Australia, jadi di sini lagi pagi.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Assalamualaikum, sis! Evolusi dan Islam tuh bisa banget berjalan bareng. Banyak Muslim yang ngelihat penciptaan Adam itu sebagai peristiwa khusus, sedangkan makhluk hidup lainnya berevolusi. Big bang juga nyambung lho sama ayat ‘langit dan bumi dulunya satu kesatuan’. Jangan sampai latar belakang ateis bikin kamu goyah ya!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dulu aku pikir Islam itu keras banget sama perempuan, sampai akhirnya aku baca Quran sendiri. Hak punya properti, cerai, dan milih pasangan-jauh lebih maju dari zamannya. Teman-temanmu itu cuma ngulang stereotip, bukan kenyataan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, aku bilang ikuti kata hatimu. Aku guru IPA dan muslimah-nggak pernah mengalami krisis. Al-Quran justru mendorong kita merenungkan alam. Soal keadilan, tindakan sebagian budaya nggak sama dengan Islam yang sebenarnya. Kamu kelihatannya pintar, pasti bisa nyelesein ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Benar-benar ngerti kekhawatiranmu. Sebagai seorang mualaf, aku menemukan bahwa Islam justru mengangkat derajat perempuan-kesetaraan spiritual, hak waris yang sudah ada berabad-abad sebelumnya. Iya, patriarki memang ada, tapi itu bukan aturan yang diwajibkan; Quran justru menekankan kesepakatan bersama dan kebaikan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Cewek, aku balik lagi 3 tahun lalu dan itu keputusan terbaik. Evolusi? Bukan masalah-ada interpretasi metaforisnya. Patriarki? Kalau kamu yang milih, itu jadi memberdayakan. Jangan biarin orang luar yang menentukan perjalananmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam, sis! Aku mahasiswa biologi dan Muslim-evolusi dan alam semesta yang tua itu bukan masalah besar. Banyak ulama menerima mikroevolusi, dan 'enam hari' di Al-Qur'an sering dipahami sebagai masa yang panjang. Terus cari tahu, nggak ada yang bertentangan kok!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang, saudari! Ilmu pengetahuan itu sebenarnya cuma lagi nyingkapin ciptaan Allah. Evolusi bukan berarti nolak adanya Sang Pencipta; justru malah nunjukin betapa detailnya rancangan-Nya. Coba cek deh Dr. Usama Hasan atau Dr. Shabir Ally. Dan soal perempuan-kerangka Islam itu melindungi, bukan menindas.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar