Bagaimana perasaanmu tentang menutup aurat saat teman serumah punya tamu?
Salaam alaikum! Aku tinggal bareng sama seorang sister Palestina yang baik banget-kami berdua kuliah sambil kerja paruh waktu, jadi kami baru sempet ngobrol singkat soal aturan di rumah, dan aku belum bener-bener kenal dia. Dia fine-fine aja sih sama aku yang makan babi atau minum alkohol di sini, juga nerima suamiku dan beberapa teman cowok (sesama mahasiswa) main ke rumah. Tapi aku ngerasa canggung banget karena setiap kali mereka datang, aku selalu kasih tahu dia duluan, dan dia bakal tetap di kamarnya atau langsung pakai hijabnya. Aku penasaran nih, buat para muslimah di luar sana: apakah merepotkan harus nutup aurat di rumah sendiri gara-gara teman serumah? Aku dari kota kecil yang mayoritas Katolik, jadi ini pertama kalinya aku tinggal dekat sama muslimah, dan aku buta soal betapa nyaman atau nyebelinnya pakai kerudung di dalam rumah. Aku coba bayangin mungkin kayak aku yang mesti berpakaian rapi setiap kali ada tamu, bukannya santai pakai piyama, tapi nggak yakin perbandingan itu cocok. JazakAllah khair buat masukannya!