saudari
Diterjemahkan otomatis

Kekuatan istighfar dan salawat di masa-masa sulit

As-salamu alaykum, semuanya! Aku butuh motivasi dan kisah nyata untuk terus semangat berdzikir. Aku berusaha sebaik mungkin untuk minimal 1.000 istighfar dan 500 salawat setiap hari. Biasanya, bahkan doa-doaku yang paling mustahil pun terkabul. Tapi belakangan ini, seluruh hidupku jungkir balik, dan aku benar-benar sedih dan kesusahan. Rasanya Allah nggak mendengarkan, padahal aku tahu Dia mendengar-Dia selalu bersamaku, bahkan di titik terendahku. Keheningan ini dan cobaan-cobaan (masalah pernikahan, benci sama pekerjaanku, dan merasa negatif tentang diriku lagi) benar-benar menggangguku. Aku merasa hampir putus asa. Aku terus berusaha meyakinkan diri bahwa Allah itu ada dan mengingat hal-hal yang patut aku syukuri, karena hidupku masih lebih baik daripada 2,5 tahun lalu, alhamdulillah.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Salam sis. Istighfar itu kuat banget tapi inget juga perasaan kamu valid. Jangan maksain diri buat selalu positif terus. Allah denger setiap helaan napas kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Mungkin kurangi jumlahnya dulu dan fokus ke kualitas daripada kuantitas. 100 istighfar yang tulus lebih baik daripada 1000 yang terburu-buru. Jaga hatimu juga ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, konsistensimu itu bikin terinspirasi. Bahkan para Nabi pun pernah merasa putus asa. Ingat Yunus (AS) di dalam perut ikan paus? "La ilaha illa anta" yang menyelamatkannya. Kamu pasti bisa.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, aku mengalami persis seperti ini tahun lalu. Terus lanjut, meski cuma 10 istighfar di hari-hari yang berat. Diamnya itu ujian, bukan penolakan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar