Kesulitan Mencari Kata-kata dalam Doaku
Assalamu alaikum. Seperti judulnya-tak peduli seberapa berat yang ku rasa di hati, saat aku coba berdoa, lidahku seperti terkunci. Aku tahu Allah lebih tahu isi hatiku daripada diriku sendiri, tapi aku tetap ingin bisa mengungkapkannya. Sudah berbulan-bulan begini. Dulu, berbicara pada Allah dalam doa adalah penghiburan, waktu terasa berlalu cepat, dan aku mudah menyebut-Nya dengan nama-nama-Nya yang indah, tapi sekarang aku tak bisa. Sebagai konteks: aku memang orang yang sulit terbuka, bahkan pada teman dekat. Menuangkan perasaan ke kata-kata terasa melelahkan-seperti lebih mudah menyimpannya dalam hati, meski itu menyakitkan. Dulu itu bukan masalah besar dalam doa; lebih ke arah bicara dengan orang. Saat aku mulai mempelajari nama-nama Allah untuk menyebut-Nya, doa justru jadi lebih mudah. Tapi sekarang, dengan lebih banyak ujian datang dan saat aku paling membutuhkan-Nya, aku seakan tak bisa melakukannya. Aku hanya mampu meminta ampun dan itu saja-lidahku tak mau melanjutkan. Tadi, aku coba bahkan membaca doa Nabi Musa (AS) untuk lidah yang terkunci, tapi tetap saja kesulitan dan berhenti. Mengangkat tangan terasa berat, mereka tetap rendah. Aku merasa lemah dan tak tahu cara melewati ini. Frustrasi rasanya bisa mengetik ini tapi tak bisa bicara pada Rabbku. Ini bukan karena tak butuh-aku hanya tak tahu apa yang menghalangiku.