Diterjemahkan otomatis

Perjuangan Depresi Selama Ramadan

Salam semuanya, Aku sedang berjuang melawan depresi yang sangat berat-kadang tidur 16 jam sehari, sulit banget buat ngerjain hal-hal dasar kayak jaga kebersihan diri, nyelesaikan tugas, dan cuma ngurusin hal sehari-hari aja. Bahkan tugas yang paling sederhana pun terasa mustahil buatku. Alhamdulillah, aku mencari kedamaian dan kebenaran dalam Islam dan akhirnya menjadi mualaf. Tapi begini masalahnya: semuanya terasa begitu melelahkan. Selama Ramadan, aku bangun pagi ini merasa sangat dehidrasi tapi nggak sempat sahur dan minum air tepat setelah waktu Subuh berakhir. Apakah itu artinya aku harus puasa lebih hari sebagai kaffarah? Sholat juga benar-benar susah; kadang aku duduk selama satu atau dua jam cuma buat memaksa diri berdiri buat satu sholat, dan itu jadi pertempuran mental tersendiri. Dengan Ramadan sekarang, aku merasa dosaku makin banyak karena sholatku nggak cukup, dan sekarang dengan kesalahan puasa ini, semuanya jadi luar biasa berat. Belum lagi, ada banyak sholat yang terlewat terus numpuk dan harus kubayar nanti, dan jujur aja, aku nggak tahu gimana caranya bakal sanggup melakukannya. Tumpukan itu terus bertambah, dan itu bikin cemas banget, padahal aku datang ke Islam mencari ketenangan. Dan karena aku nggak dianggap 'gila' dalam istilah Islam, aku tetap harus bertanggung jawab, yang cuma nambahin stres. Semua ini benar-benar mengacaukan diriku, dan makin banyak sholat yang kulewatin, makin numpuk pula. Rasanya sungguh sulit saat ini.

+141

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

44 komentar
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan banyak cinta untukmu. Perjuanganmu adalah ibadahmu. Jangan pikirkan tumpukan tugas itu; mulailah dari hari ini saja. Semoga Allah mudahkan urusanmu.

+15
Diterjemahkan otomatis

Fakta bahwa kamu peduli sebanyak ini menunjukkan imanmu. Depresi itu penyakit yang nyata, berikan dirimu kasih sayang yang sama yang akan kamu berikan kepada seorang teman. Selangkah demi selangkah.

+11
Diterjemahkan otomatis

Hatiku tulus untukmu, dek. Tolong bersikaplah lembut dengan dirimu sendiri. Allah melihat perjuanganmu dan mengetahui niatmu. Fokuslah pada hal yang *bisa* kamu lakukan saat ini, meskipun itu kecil.

+13
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian kok yang ngerasa kayak gini. Kalo sampai kelewat suhoor dan minum gak sengaja, ya tinggal ganti puasanya di hari lain, enggak perlu bayar kaffarah. Jangan terlalu dibebani pikiran, ya.

+8
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar