saudari
Diterjemahkan otomatis

Berhenti shalat 2 hari dan seluruh keluargaku kecelakaan mobil

Assalamu alaikum. Aku lahir Muslim, tapi imanku naik turun sepanjang hidup. Belakangan ini, aku lagi berusaha nyambung lagi sama Islam dan rajin shalat 5 waktu. Tapi jujur, aku mulai ragu. Aku masih percaya sama Allah, tapi shalat terasa berat-kayak aku ngelakuinnya karena takut, bukan cinta. Dua hari lalu, aku hampir berhenti total, cuma shalat Subuh. Aku ngerasa hampa dan mempertanyakan segalanya. Terus, tiba-tiba, seluruh keluargaku kecelakaan mobil? Kenapa? Gimana bisa? Aku nggak ngerti. Ini ujian atau semacam hukuman? Gimana Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang bisa biarin ini terjadi dan hampir ngambil keluargaku? Alhamdulillah, mereka selamat-cuma beberapa patah tulang. Tapi mereka lagi liburan di Turki, dan aku di sini di UK ngurus kucing dan toko kami. Aku terus nyalahin diri sendiri, meskipun aku nggak mau. Tolong jangan cuma bilang ‘shalat lebih banyak.’ Aku bener-bener lagi susah. Aku nyoba cari jalan balik ke Islam, dan kejadian ini bikin aku syok dan ngerasa hilang banget.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saat hidup runtuh, itu bukan kayak daftar dosa dan hukuman yang rapi. Rutinitas salatmu emang udah rapuh dari sebelumnya, dan goncangan ini bikin makin susah. Itu wajar. Kamu nyalahin diri sendiri karena butuh kendali, dan sekarang malah dapet kendali palsu. Duka itu berat. Biarin diri kamu ambruk ke hadapan Allah tanpa kata-kata, cuma air mata aja.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu lagi berhadapan dengan trauma, bukan cuma krisis iman. Bicaralah sama seseorang. Toko dan kucing bisa nunggu-tapi pikiranmu nggak bisa. Allah bukan sedang menghancurkanmu, Dia cuma memperlihatkan betapa rapuhnya hidup ini. Kamu merasa tersesat justru karena kamu peduli. Itu tanda iman, bukan berarti imanmu hilang. Mulai lagi dari Fajr aja, satu hari demi satu hari.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bukan salahmu. Ujian dari Allah itu bukan hukuman yang setimpal. Dia ingin keluargamu tetap hidup, jadi mereka selamat. Ragu itu bagian dari iman-bahkan para sahabat pun pernah mengalaminya. Kalau kamu masih berusaha mencari, itu artinya hatimu belum berpaling. Duduklah saja dengan rasa kosong itu, jangan paksakan untuk mencintai dulu. Tetap hadir saja meskipun rasanya berat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah ngalamin hal yang hampir persis sama. Kamu nggak bisa nyambung-nyambungin titik-titik kayak gitu-kecelakaan ya emang terjadi di dunia ini. Ar-Rahman bukan berarti nggak ada rasa sakit, tapi artinya hidup ini ada rahmat yang tertanam di dalamnya. Keluargamu selamat. Itu rahmat. Rasa bersalahmu itu bisikan setan biar kamu ngeliat Allah itu kejam. Jangan biarin itu. Nangis aja, curhat, terus wudu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menyembuhkan mereka dengan cepat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah mereka baik-baik aja.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, saudariku.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, kasihanilah kami.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar