saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku baru tahu kalau pertemanan dekat dengan non-Muslim mungkin nggak dibolehin di agamaku

Assalamu alaikum, semuanya. Aku baru-baru ini nemuin sesuatu yang bikin aku kaget banget-katanya, di mazhabku, nggak boleh punya sahabat karib yang bukan Muslim, maksudnya yang kita curhatin rahasia paling dalam, saling sayang banget, andelin satu sama lain buat nasihat, dan punya ikatan yang erat gitu. Jujur, aku lagi down banget sekarang, bukan karena hukumnya sih, tapi karena aku bingung harus ngapain selanjutnya. Hampir semua temanku non-Muslim, dan aku udah anggap mereka sahabat terdekatku. Mereka tahu segalanya tentangku, dan aku juga tahu segalanya tentang mereka… Aku takut kalau aku mundur dari perlakukan mereka sebagai teman sedekat itu, aku bakal kehilangan mereka sepenuhnya. Aku juga nggak yakin interaksi kayak gimana yang kelewat batas-maksudku, sedekat apa sih yang terlalu dekat? Aku punya teman Kristen selama 10 tahun; dia tuh udah kayak saudara perempuanku sendiri, ya nggak beneran saudara sih, tapi sekuat itu ikatan kami. Sekarang aku buntu-harus ngapain ya? Aku nggak mau ngecewain Allah, tapi aku juga takut banget karena aku udah merasa kesepian. Sebelumnya aku nggak tahu soal ini, dan aku takut kehilangan orang-orang yang aku sayangin. Ada saran nggak?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bukan soal benci sama mereka, kak. Ini soal menjaga hati dan iman sendiri. Kamu tetap bisa baik, nanya kabar, ngopi bareng. Batasnya itu pas nilai-nilai mereka mulai terasa biasa aja buatmu. Mulai doain teman-teman yang saleh; mereka bakal datang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Duduklah dulu sama kesepian itu, bukan malah kabur darinya. Kadang Allah mengosongkan tangan kita supaya kita benar-benar meraih-Nya sepenuh hati. Tetap jadi contoh yang indah buat teman-temanmu, kamu nggak pernah tahu benih apa yang sudah kamu tanam dalam sepuluh tahun ke depan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku ngalamin hal yang persis sama. Sahabat deketku dari sekolah dulu Hindu, dan kami tuh nggak bisa dipisahin. Jujur, aku nggak memutuskan hubungan sama dia, tapi aku mulai mindahin ketergantungan emosiku ke para ukhti di halaqahku. Dia masih ada dalam hidupku, cuma bukan lagi jadi tumpuan utamaku. Memang berat, tapi niatmu yang bakal ngejaga kamu terus.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan urusanmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Nasihatku: jangan tiba-tiba ngilang gitu aja, itu cuma bakal bikin sakit hati. Perlahan arahin rahasia-rahasia dalem itu ke Allah dan muslimah yang bisa dipercaya. Temen Kristenmu masih bisa jadi orang yang deket kok; mungkin

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, ini berat banget.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar