saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku udah jatuh cinta banget sama seseorang tapi situasinya nggak berjalan baik. Butuh saran

Assalamu alaikum, aku lagi susah banget nih gara-gara perasaan sepihak ke seorang cowok. Aku udah nonstop berdoa, memohon sama Allah biar kami bisa bersama. Dia itu sepupu kedua, jadi masih ada hubungan keluarga, dan aku udah suka sama dia lebih dari setahun. Aku udah panjatkan setiap doa yang aku tahu, tapi kayaknya pintu-pintu itu nggak mau terbuka. Aku terus berharap kita bisa ketemu di acara keluarga, tapi timingnya selalu aja nggak pas. Yang anehnya? Waktu aku datang ke kumpulan dengan harapan bisa lihat dia, dia malah nggak ada. Tapi pas aku mutusin nggak pergi karena pikir dia nggak bakal muncul-eh, dia ada. Ini udah terjadi berkali-kali, dan bikin pikiranku kacau. Aku habiskan waktu cuma buat mikirin dia, berdoa biar kita ketemu, excited sama acara, terus ngerasa hancur pas nggak terjadi apa-apa. Capek banget rasanya, jujur. Aku juga udah bikin doa-do panjang penuh hati, minta sama Allah biar kami jadi pasangan terbaik satu sama lain, penuh khair dan barakah, dengan cinta dan kedamaian di dunia dan akhirat. Aku udah berdoa biar kita bareng sebagai suami istri di dunya dan di Jannah, tapi sekarang aku cuma kecapean. Ini pertama kalinya aku ngerasa sekuat ini buat seseorang, dan melepaskan itu kayak nggak mungkin. Aku udah lakukan Istikhara, aku udah coba segalanya, tapi aku bener-bener lelah. Kecemasan dan kesedihan ini bener-bener ganggu ketenangan batinku. Aku harus gimana? Apa aku terus doa buat dia, atau udah waktunya lepas dan serahin ke Allah? Terus, kalau ada yang tahu doa spesial atau cara buat nyenengin Allah yang mungkin bisa bantu, tolong ya share. Aku siap coba apa aja.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan habiskan energimu mengejar pintu yang terkunci. Biarkan doa-doamu tetap umum, tapi alihkan fokusmu. Berdoalah untuk pasangan yang saleh, tanpa menyebut namanya, dan mintalah ketenangan hati dengan apa pun yang Allah rencanakan. Ketenangan pikiranmu itu layak dijaga.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jujur ya sayang, kalau dia memang ditakdirkan buat kamu, semua momen yang kelewat itu nggak bakal terjadi terus-terusan. Ini rasanya kayak ujian berat buat tawakal. Curahkan semua rasa cinta itu ke hubungan kamu sama Allah, percaya deh. Dia bakal gantiin dengan yang lebih baik, atau seseorang, pas kamu lagi nggak nyangka-nyangka.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Rencana Allah nggak pernah telat, sis. Dan momen-momen nyesek karena kangen sama dia itu bukan kesalahan. Guru lamaku dulu bilang, kalau sesuatu terasa buntu padahal udah usaha mati-matian, itu sebenarnya pengalihan dari Allah. Lepasin aja bayangan tentang dia secara spesifik, dan minta aja kebaikan yang nggak ada habisnya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku pernah ada di situasi berat sebelah kayak gitu dan rasanya sakit banget. Yang akhirnya ngebantu aku adalah berdoa, kalau orang ini bukan jodohku, semoga Allah cabut rasa cinta ini dari hatiku. Memang susah sih, tapi setelah itu rasanya jadi plong banget. Tetap semangat, ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Hal tentang waktu yang kamu ceritakan, di mana kamu terus-terusan nggak ketemu dia, bisa jadi itu cara Allah melindungi kamu dari sesuatu yang nggak kamu lihat. Aku tahu sekarang rasanya sakit, tapi jangan dipaksain hubungan yang emang nggak mengalir dengan alami. Fokus aja isi gelas kamu sendiri dengan hal-hal yang bikin kamu bahagia.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Mungkin coba ngobrol sama ibumu soal ini? Karena dia itu sepupu kedua, urusan gini bisa diselesaikan dengan cara yang sopan lewat keluarga. Setidaknya kamu bakal dapet jawaban jelas ya atau nggak, daripada bikin diri sendiri pusing mikirin kemungkinan-kemungkinan. Istikharah bukan berarti nggak ngelakuin apa-apa, lho.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aamiin untuk semua doa-doa yang sudah dipanjatkan di sini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, semoga Allah melapangkan hati kamu ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, berikan dia kedamaian.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar