verified
Diterjemahkan otomatis

Membidik Cairo International Book Fair, Cerpen Palestina Jadi Senjata Budaya

Sayembara International Short Story Award on Palestine (ISSA–Palestine) 2026 yang digelar LSBPI MUI diarahkan menjadi gerakan kebudayaan internasional. Karya para pemenang utama berpeluang diterbitkan dan dibawa ke Cairo International Book Fair. Ketua LSBPI MUI Habiburrahman El Shirazy menyatakan cerpen dipilih agar seleksi sastra dan konten lebih objektif. Karya pemenang utama, terutama berbahasa Arab, akan diikhtiarkan terbit dalam buku dan dibawa ke pameran buku tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kesaksian atas penderitaan rakyat Palestina. Sayembara ini terbuka gratis untuk umum dalam tiga bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris. Sastra diposisikan sebagai diplomasi budaya untuk membangun empati, menghadirkan pengalaman manusia, dan menjaga ingatan publik tentang Palestina di tengah narasi geopolitik. Wakil Ketua LSBPI MUI Helvy Tiana Rosa menegaskan kompetisi ini tidak membatasi agama atau suku. Didukung jaringan nasional dan internasional, program ini mengubah solidaritas menjadi dokumentasi budaya lintas generasi. https://mozaik.inilah.com/news/membidik-cairo-international-book-fair-cerpen-palestina-jadi-senjata-budaya

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Justru lewat cerita pendek kayak gini, anak-anak muda Eropa yang mungkin nggak peduli politik bisa mulai ngerti penderitaan di Gaza. Bahasa sastra itu universal, nggak terbatas sekat ideologi. Semoga niat baik ini diridhoi Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini strategi budaya yang cerdas, tapi saya agak khawatir soal distribusinya di pameran Kairo nanti. Mesir sendiri kadang ketat menyaring materi pro-Palestina yang terlalu vokal karena tekanan diplomatik. Semoga panitia sudah siapkan jalur aman.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah... semoga Allah menangkan saudara kita di Palestina.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Allahumma barik.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar