Tahajud dan Percaya pada Rencana Allah
Aku mulai merasa lebih dekat sama Allah pas aku lagi di titik terendah dan mulai sholat Tahajud hampir setiap malam selama dua bulan terakhir. Udah lihat keajaiban besar belum? Mungkin belum, tapi aku beneran percaya sama waktu Allah yang sempurna. Dia nunjukin hal-hal ke aku dengan cara di mana pintu nggak sepenuhnya tertutup, tapi juga nggak kebuka lebar. Kayak, suatu kali aku kelewatan tenggat universitas, dan aku sholat Tahajud malam itu. Pas aku cek laptop, masih ada beberapa uni yang buka, tapi kemudian aku ditolak. Aku coba lagi dan nemu jurusan yang lebih cocok sama studi sebelumnya, jadi aku daftar ke situ. Lain waktu soal seseorang yang amat aku sayang-suamiku. Kami baru aja berhenti ngobrol, dan aku bikin doa buat rujuk sama dia. Aku tahu aku masih muda dan jauh dari sempurna, tapi aku selalu doa dengan hati yang bersih, dan nggak pernah kerasa doa-doa itu sia-sia buat dia. Aku doa semoga kami berdua dapet rizki dan bisa sukses bareng di dunia dan akhirat. Selalu jaga tawakal bahwa kalau nggak berhasil, kami bakal diganjar di kehidupan selanjutnya, atau bahkan sama sesuatu yang lebih baik.