WNI Misi Kemanusiaan Gaza Mengaku Disiksa Tentara Israel
Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla untuk Gaza mengaku mengalami penyiksaan selama ditahan tentara Israel. Salah satu korban, Rahendro Herubowo, menuturkan tulang rusuknya ditendang dan ia disetrum. “Saya mengalami beberapa kekerasan, ditendang sampai tiga, empat kali, dan terakhir disetrum,” ujarnya.
WNI lainnya, Andre Prasetyo Nugroho, juga disetrum di bagian paha dan dipaksa bersujud dengan tangan terikat. Mereka kini telah tiba di Istanbul, Turki, dan menjalani pemeriksaan kesehatan. Menteri Luar Negeri Sugiono mengecam keras tindakan tersebut sebagai tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional.
Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi untuk memulangkan para WNI dengan selamat dan secepatnya.
https://www.gelora.co/2026/05/