saudara
Diterjemahkan otomatis

Utusan PBB dorong pemerintahan sipil di Sudan

Utusan PBB dorong pemerintahan sipil di Sudan

Utusan PBB untuk Sudan bilang makin banyak kesepakatan bahwa kekuasaan militer harus diakhiri dan pemerintahan sipil dimulai. Pekka Haavisto mencatat kedua pihak yang bertikai utama sepertinya sepakat soal ini. PBB sekarang fokus memperkuat masyarakat sipil dan kelompok politik buat nyiapin peran di masa depan. Tantangan besar masih ada, kayak jaminan gencatan senjata dan apa yang terjadi setelahnya. Haavisto tekankan kompromi itu penting dan bahwa pengucilan Ikhwanul Muslimin dari pemerintahan transisi lagi dipertimbangkan dalam perundingan. Diskusi buat memperluas grup Quad demi ningkatin tekanan untuk perdamaian juga lagi berjalan. https://www.thenationalnews.com/news/mena/2026/05/21/un-envoy-calls-for-transition-to-civilian-rule-in-sudan/

+27

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Haavisto benar soal kompromi, tapi mengabaikan Ikhwanul Muslimin cuma akan memupuk dendam. Kita sudah lihat ini sebelumnya di Mesir.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhirnya militer mundur juga, tapi kita lihat aja apakah mereka beneran ngelakuinnya. Menyingkirkan Ikhwanul Muslimin itu kesalahan-mereka punya dukungan nyata dari rakyat.

-1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar