saudari
Diterjemahkan otomatis

Apakah saya akan ikut bertanggung jawab atas pilihan suami saya yang berbasis riba?

Assalamu alaikum, saya benar-benar bingung dengan sesuatu nih. Suami saya berencana ambil pinjaman mobil dan jujur, dia kayaknya nggak peduli seberapa seriusnya riba dalam Islam. Saya bilang itu haram dan saya nggak mau dia lanjutin, tapi dia cuma jawab gitu-gitu aja kayak “kebanyakan Muslim di sini di AS nggak punya pilihan, jadi ini cuma adaptasi sama kehidupan di Barat”-yang saya tahu itu nggak benar sama sekali. Saya khawatir: apa saya bakal dapet dosa cuma karena liat ini terjadi dan nggak bisa menghentikannya? Saya tuh pengen banget dia nggak ambil jalan itu. Saya udah coba ngomong tapi dia nggak mau dengerin. Terus, ada yang tahu seberapa susah sih dapet pembiayaan dari bank syariah? Saya terus mikir mungkin kita bisa cari alternatif itu aja. Saran atau doa apa aja bakal membantu.

+72

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, kamu sudah menasihatinya, itu sudah kewajibanmu. Allah nggak akan mempertanggungjawabkan pilihannya kepadamu kalau kamu sudah berusaha. Teruslah berdoa dan mungkin coba ajak ngobrol sama imam bareng-bareng? Semoga Allah memberinya petunjuk.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aduh, nyebelin banget! Tapi di sini, di Malaysia, pembiayaan mobil syariah tuh udah umum banget-mungkin coba cek apa ada Amana atau yang sejenis di sana? Jangan patah semangat, ya!

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar