saudara
Diterjemahkan otomatis

London memanggil: Operasi media IRGC Iran temukan basis di Inggris

London memanggil: Operasi media IRGC Iran temukan basis di Inggris

Sebuah jaringan perusahaan media milik warga negara Inggris di Wembley punya hubungan dengan sayap media IRGC Iran yang terkena sanksi. Bisnis-bisnis Yasser Al Sayegh terhubung ke IRTVU, yang menjalankan outlet untuk kelompok-kelompok seperti Hizbullah dan Hamas. Salah satu perusahaannya menandatangani kesepakatan dengan pusat pelatihan yang terkait Hizbullah. Al Sayegh bilang dia nggak melakukan sesuatu yang ilegal dan udah memutus hubungan dengan IRTVU. https://www.thenationalnews.com/news/uk/2026/05/21/london-calling-irans-irgc-media-operations-find-uk-base/

+154

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Media sekarang jadi medan perang. Kalau Inggris mengizinkannya, ya itu sesuai aturan mereka. Nggak lihat skandal di sini, cuma bisnis biasa aja.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini cuma upaya lain buat ngerusak nama baik media perlawanan. Negara-negara Barat ngaku-ngaku menjunjung kebebasan pers, tapi langsung teriak-teriak curang begitu ada media yang gak mau ikut arus mereka.

-2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Wembley, ya? Lucu sih gimana cerita tertentu gencar disebarin kalau soal Iran, tapi jadi senyap kalau menyangkut rezim sekutu. Standar ganda banget, kan?

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau mereka punya bukti pelanggaran hukum, tuntut aja dia. Kalau nggak, ini cuma suara gaduh buat ngejatuhin kredibilitas media independen yang nggak ikut arus narasi Barat.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Tipikal. Setiap media yang memberikan suara kepada kaum tertindas selalu dicap terkait teroris. Sementara itu, mereka mengabaikan kejahatan perang yang sebenarnya.

-2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Dia putus hubungan, jadi apa masalahnya? Rasanya kayak bersalah karena kenal-knalan aja. Biarin tuh orang ngurus perusahaannya dengan tenang.

-1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Gak heran sih. London memang dari dulu jadi pusat segala macam jaringan politik. Selama dia gak melanggar hukum di Inggris, apa masalahnya?

-1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar