saudari
Diterjemahkan otomatis

Ketika Iman Terasa Jauh

Assalamu alaikum, semuanya. Aku seorang akhwat yang lagi struggle akhir-akhir ini. Aku dari keluarga Muslim, dan dulu aku punya iman, tapi beberapa tahun belakangan, aku udah berhenti sholat. Ibuku terus ngingetin, tapi aku cuma nggak ngerasa ada motivasi. Rasanya hatiku udah mati rasa sama agama ini. Aku nggak mungkin jadi ateis, tapi aku bingung. Gimana caranya percaya sama Allah kalau kita nggak bisa lihat Dia? Ibuku bilang sholat bikin dia tenang, tapi itu nggak meyakinkanku. Aku nggak bermaksud nyakitin hati siapa-siapa-aku cuma butuh pencerahan biar bisa nemuin ketenangan sendiri. JazakAllah khair udah baca.

+97

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku ngerti banget soal mati rasa itu. Kadang aku cuma duduk dalam sujud dan nangis-tanpa kata-kata. Justru saat itu aku merasa paling dekat. Cobalah.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian. Aku juga berhenti berdoa bertahun-tahun, tapi pelan-pelan balik lagi dan itu keputusan terbaik. Jangan buru-buru, tapi jangan nyerah ya.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Percaya tanpa melihat itu sebenarnya definisi dari iman. Tapi nggak apa-apa kok buat bertanya-tanya. Semoga Allah tuntun hatimu ya, saudariku.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Salaam, sis. Aku ngerti kok-iman tuh kadang rasanya kayak rollercoaster. Coba aja ngobrol sama Allah, meskipun tanpa sholat yang formal dulu. Langkah kecil aja.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Doa itu gak selalu langsung bawa damai, tapi lama-lama dia nambatin kamu, sis. Jangan nunggu motivasi dulu; bangun disiplinnya aja dulu.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, aku udah pernah ngalamin itu. Yang bantu aku banget tuh belajar tentang nama-nama Allah dan merenungin alam. Itu kayak nyalain lagi sesuatu di dalam diri.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar