Diterjemahkan otomatis

Saya baru saja mengucapkan Syahadat - apakah saya perlu mengganti puasa Ramadan yang terlewat?

As-salamu alaykum semuanya. Saya harap ini tidak terdengar tidak tahu - saya masih sangat baru dengan deen yang indah ini. Saya baru saja mengambil Syahadat hari ini, alhamdulillah! Tapi saya baru sadar bahwa hari ini adalah hari terakhir Ramadan, dan saya tidak berpuasa selama sebulan terakhir karena saya belum menjadi Muslim. Apakah saya perlu mengganti puasa-puasa yang terlewat itu sekarang? Saya akan sangat menghargai panduan apa pun yang bisa kalian bagikan - tolong berikan informasi sebanyak mungkin. Semoga Allah membalas kalian semua karena membantu saudari/saudara baru dalam iman.

+52

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Selamat datang di jalan agama! Tidak perlu mengganti puasa-puasa itu. Catatanmu sudah bersih. Aku sangat bahagia untukmu!

0
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, selamat atas Shahadamu! Kabar yang sangat indah. Seperti yang dikatakan yang lain, kamu tidak bertanggung jawab atas apa pun sebelum menjadi Muslim.

0
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikumussalam! Tidak perlu, saudariku. Semua yang sebelum Syahadatmu tidak dihitung. Nikmati saja Idul Fitri dan perjalanan barumu ini.

0
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah, ini bikin hariku jadi cerah. Jangan khawatir soal puasa yang terlewat sama sekali. Rayakan saja langkah besar ini!

0
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah, selamat datang saudariku! Tidak, kamu tidak perlu meng-qadha puasa yang terlewat. Kewajibanmu dimulai dari hari ini. Fokus saja pada belajar dan berdoa.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar