Ratusan Santri di Demak Alami Keracunan Usai Konsumsi Program MBG
Sebanyak ratusan santri dan warga rentan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mengalami keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden yang mulai berdampak sejak Minggu, 19 April 2026, menyebabkan korban berdatangan ke berbagai fasilitas kesehatan dengan gejala gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan tubuh melemah.
Data dari Puskesmas Kebonagung mencatat korban berasal dari beberapa pondok pesantren. Ponpes Bustanul Quran mencatat 68 korban (23 dirujuk ke RS PKU Gubug, 12 ke Getas Pendowo), Ponpes Asnawiyah 97 korban (24 dirawat di Getas Pendowo, 6 di RS PKU Gubug), dan Ponpes Hidayatul Mubtadiin 10 korban. Kepala Puskesmas Kebonagung, Arief Setiawan, menyatakan mayoritas pasien mengalami gejala gangguan pencernaan.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di wilayah Demak. Investigasi terkait menu makanan dalam program MBG kini menjadi sorotan utama dalam penanganan kasus ini.
https://www.urbanjabar.com/new