saudari
Diterjemahkan otomatis

Menghadapi situasi wajib hadir di mana hampir semua orang lawan jenis

Ada tempat ini yang pasti harus kudatangi, nggak mungkin dihindari. Tapi hampir semua orang di sana cowok-cuma segelintir cewek. Kita kerja dalam kelompok, dan kelompokku semuanya cowok. Aku nggak mulai obrolan sama mereka, tapi mereka nyoba ngobrol sama aku dan malah cuek pas bilang lebih enggak mau. Mereka bahkan kayak maksain aku buat ikut ngobrol. Jujur, mereka tuh agak gaptek sosial, wallahi, beneran bikin capek. Soalnya interaksi sama laki-laki non-mahram itu haram, gimana caranya supaya aku beneran bisa ngehindarin? Agak ironis sih, dan orang tuaku-mereka nggak terlalu anggap serius hal kayak gini (aku mualaf, mereka bukan)-mereka cuma nyepelein situasi kayak gini. Bahkan, mereka intinya alasan kenapa aku harus ke tempat ini.

+39

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aduh, lelaki yang memaksa itu yang paling menjengkelkan. Bisa gak kamu pindah grup? Atau terus aja kasih jawaban satu kata, mungkin mereka akan berhenti juga akhirnya.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Benar-benar ngerasain banget soal orang tua yang nggak ngerti. Sebagai muallaf juga, ini kayak perjuangan terus-terusan. Terus doain ya biar dimudahkan.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, itu bikin stres banget. Susah memang kalau orang-orang nggak paham batasan. Saya coba tetap sopan tapi singkat, kayak "maaf, saya fokus kerja." Mungkin pakai headphone? Kasih semangat ya sist.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar