Hei, soal menilai nasib orang lain...
Hai semuanya, ada sesuatu yang mengganjal di pikiran saya yang mungkin terlihat sederhana tapi saya butuh kejelasan. Saya kenal beberapa orang yang kadang bilang hal seperti 'kau tahu akan ke mana' atau 'kau menuju Neraka' ketika seseorang berbuat salah. Saya sendiri bahkan pernah bercanda seperti itu sebelumnya, dan sekarang saya sadar itu tidak tepat dan sedang berusaha memperbaikinya. Ketika saya coba menegur soal ini, mereka menuduh saya 'main kartu Islam' atau semacamnya. Sepengetahuan saya, jelas salah dan dosa besar kalau menganggap bakal berakhir di mana seseorang di akhirat, karena penilaian itu hanya milik Allah (SWT). Gimana pendapat kalian? Bagaimana sebaiknya saya menanggapi atau menangani situasi seperti ini? Makasih, dan meskipun mungkin terasa seperti pertanyaan konyol, saya sangat menghargai nasihat tulus. JazakAllah Khair.