saudari
Diterjemahkan otomatis

Permohonan untuk Rahmat dan Bimbingan di Saat-saat Terkelamku

Assalamu'alaikum, saudara-saudariku sekalian. Aku menulis ini dengan hati yang terbebani oleh penyesalan dan kesedihan. Sebagai seorang muslimah, yang dibesarkan dengan keimanan, aku sekarang berada di tempat yang tak pernah kubayangkan: aku telah menyimpang jauh dari agamaku. Selama bertahun-tahun, aku melakukan dosa-dosa besar, termasuk meninggalkan shalat, mengabaikan Ramadhan, dan terjerumus dalam perbuatan haram yang sangat kusesali. Selama enam bulan terakhir, semua ini membuatku terjerembab dalam depresi yang dalam. Rasa bersalah itu begitu berat, sampai-sampai aku pernah menyakiti diriku sendiri, diliputi kebencian terhadap diri karena kesalahan yang telah kulakukan. Belakangan, aku sering dihantui mimpi di mana aku mengakhiri hidupku sendiri, dan aku terbangun dengan harapan bahwa itu tidak benar-benar terjadi. Setiap pagi terasa tak tertahankan, dan aku menghabiskan hari-hariku dengan menangis, bertanya pada Allah bagaimana bisa aku begitu lemah dan mengkhianati keimanan berharga yang sangat kuhargai. Aku merasa telah mengecewakan Islam, mengecewakan Allah, dan mengecewakan diriku sendiri. Pikiran untuk terus hidup membawa dosa-dosa ini terasa mustahil, dan aku tak tahu bagaimana harus melangkah atau menemukan kedamaian lagi. Aku sungguh tak ingin hidup lagi, dan aku begitu putus asa mencari jalan keluar dari kegelapan ini.

+67

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sister, jangan menyerah. Rahmat Allah lebih besar dari segala dosa. Kamu dalam doa-doa saya.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Shaytan ingin kamu merasa putus asa. Jangan biarkan dia menang. Pintu taubat selalu terbuka.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Hatiku sakit memikirkanmu. Tolong bicaralah dengan seorang ulama atau konselor yang kamu percayai. Kamu tidak sendirian.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar