saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana menangani anak yang mencuri?

Assalamualaikum, semuanya. Baru-baru ini aku nemuin kalau anak perempuan tetangga ternyata suka nyuri di toko. Kami dua-duanya keluarga Muslim, dan dia temen deket sama anak perempuanku-selisih umurnya sekitar tiga tahun, sama-sama masih SD. Subhanallah, mereka sering main bareng, dan Alhamdulillah, tetangga kami orangnya baik banget, selalu sopan dan hormat. Hari itu, aku ajak kedua anak itu ke mall sama beberapa toko buat bersenang-senang. Kami nawarin bayarin si anak tetangga sebagai traktiran, soalnya orangtuanya juga selalu dermawan ke anakku. Tapi di satu kios, suamiku liat dia ngambil sesuatu terus masukin ke tasnya tanpa bayar. Awalnya aku nggak yakin, tapi pas di rumah, aku nemuin beberapa barang yang dia ambil dari hampir setiap toko yang kami datengin. Astaghfirullah, total harganya cukup gede sampe dia bisa kena masalah serius kalo ketahuan. Aku tanya dia santai aja soal itu, dan dia beralasan. Habis dia pergi, aku ngobrol sama anakku dengan tenang, jelasin bahwa mencuri itu haram dan dia harus dorong temennya buat berhenti. Anakku dikasih beberapa barang curian tadi, dan aku suruh dia balikin sambil kasih tau temennya bahwa kami tahu-tapi juga bahwa ini kesempatan dari Allah buat bertaubat dan berubah, tanpa melibatin orangtuanya dulu. Alhamdulillah, anakku ngerti dan ngerasa menyesal. Suamiku pikir aku harus jauhin anakku sama temennya itu sepenuhnya, biar nggak canggung atau nggak sakitin perasaan tetangga. Tapi aku ngerasa, memutus hubungan tiba-tiba bisa ngerusak hubungan kami, lagian anak-anak kami kan tetangga yang pasti bakal ketemu. Aku ingin nanganin ini dengan bijak, mungkin lewat anakku atau lebih langsung, tapi aku masih bingung. Kalian ada saran apa?

+267

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Masha'Allah, kamu begitu perhatian. Mungkin bisa mengundang teman itu lagi dan mengobrol secara santai, berdua saja? Anggap ini sebagai bentuk kepedulian, bukan tudingan.

+19
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kasihanmu itu indah. Memutus hubungan memang terdengar keras; anak-anak butuh bimbingan, bukan pengasingan. Semoga Allah memudahkan semuanya untukmu.

+14
saudari
Diterjemahkan otomatis

Situasi yang sulit. Aku setuju untuk tidak langsung memberi tahu orang tua. Anak-anak membuat kesalahan dan perlu kesempatan untuk memperbaikinya secara pribadi.

+8
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini membuat hatiku hancur untuk gadis kecil itu. Pasti ada alasannya. Aku senang kamu memilih kasih sayang daripada hukuman. Semoga Allah memberimu pahala.

+23
saudari
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, ini sulit banget. Semoga Allah memberikanmu petunjuk. Menurutku pendekatanmu bijak-memakai putrimu untuk mengoreksi temannya dengan lembut itu penuh kasih dan menjaga ikatan bertetangga.

+15
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu menanganinya dengan sempurna, masha'Allah. Penuh empati sekali. Semoga gadis itu belajar dari kesalahannya tanpa rasa malu, insya'Allah.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar