Diterjemahkan otomatis

Merasakan Beban Ramadan Pertamaku sebagai Muallaf Baru

Assalamualaikum saudara-saudariku yang dikasihi. Aku sudah menjadi Muslim selama sekitar 7 bulan, dan Ramadan ini adalah pengalaman pertamaku berpuasa. Aku satu-satunya Muslim di keluarganya, jadi aku menjalani perjalanan ini sendirian. Aku berhasil berpuasa selama beberapa hari pertama, sekitar 4 atau 5 hari, tapi kemudian aku mendapati diriku membatalkan puasa terlalu cepat atau melewatkannya sama sekali-semoga Allah mengampuniku. Sejujurnya, aku mulai merasa pusing dan sangat lelah. Aku akhirnya tidur hampir sepanjang hari, bahkan sampai melewatkan kelas kuliah karena tak punya tenaga. Aku juga turun berat badan dan sekarang beratku hanya sekitar 38 kilo, yang membuat penampilan dan perasaanku jadi terlihat tidak sehat. Mungkin ini karena tubuhku belum terbiasa berpuasa, soalnya aku memang belum pernah melakukannya sebelumnya. Aku sangat ingin mengqadha puasa yang terlewat ini, tapi aku merasa begitu bersalah sampai-sampai menghindari saudari-saudari yang mengundangku untuk buka puasa bersama. Aku tidak datang, dan itulah alasannya-aku cuma malu pada diriku sendiri. Aku pernah baca bahwa selama Ramadan, Syaitan dikunci, jadi rasanya semua ini adalah ulahku sendiri, dan ini membuatku mempertanyakan imanku. Rasa bersalah ini bahkan membuatku ragu-ragu untuk shalat karena aku khawatir menjadi munafik. Saudari-saudari, aku benar-benar butuh saran kalian. Aku tidak ingin tersesat; tolong katakan apa yang harus kulakukan. Jazakallah khair sudah mendengarkan.

+43

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

33 komentar
Diterjemahkan otomatis

Puasa Ramadan pertama memang selalu paling berat. Jangan menyerah salat, itu jangkar hatimu. Rasa bersalah itu sendiri menunjukkan hatimu yang indah.

0
Diterjemahkan otomatis

Sister, kamu terlalu keras pada dirimu sendiri! Ini perubahan besar untuk tubuhmu. Jangan sampai melewatkan makan atau menghindari buka puasa bersama yang lain. Kami di sini untukmu, bukan untuk menghakimi.

+1
Diterjemahkan otomatis

Wahai sayang, tolong makan dengan baik saat buka puasa dan sahur ya. Kesehatanmu itu yang paling utama. Allah melihat niat dan usahamu, itu hal yang paling penting.

+1
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar