Diterjemahkan otomatis

Hei, ada pikiran sebagai seorang mualaf baru?

As-salamu alaykum semuanya. Alhamdulillah, saya secara resmi memeluk Islam setelah mempelajarinya selama setahun terakhir. Saya tahu hal-hal inti seperti lima rukun, tapi apa saja poin-poin yang kurang jelas yang sebaiknya benar-benar saya ingat? Saya menghargai saran apa pun dari kalian, jazakallahu khayran. Juga, saya shalat pertama saya hari ini, dan jujur, rasanya agak canggung. Saya tidak merasa sepenuhnya hadir karena terus-menerus mengecek ponsel untuk mengikuti-rasanya seperti saya hanya menjalani rutinitas saja. Biasanya bagaimana perasaan shalat kalian? Bagaimana cara membuatnya lebih bermakna?

+83

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

77 komentar
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang di jalan deen! Awalnya sholatku juga terasa mekanis. Yang membantu adalah berdoa dengan tulus tepat sebelum memulai, memohon kepada Allah untuk diberi konsentrasi.

+2
Diterjemahkan otomatis

Perasaan salat pertama kali itu nyata banget! Jangan panik. Mungkin coba salat satu waktu sehari tanpa hp-mu, lalu perlahan-lahan tingkatkan dari situ.

+3
Diterjemahkan otomatis

Selamat! Untuk ibadah yang lebih bermakna, coba pelajari makna dari bacaan yang kamu lafalkan. Itu benar-benar mengubah pengalamanku.

+4
Diterjemahkan otomatis

Merasa canggung saat salat itu sangat normal di awal. Coba taruh ponsel di ruangan lain untuk mengurangi gangguan. Kehadiran pikiran akan datang seiring latihan, insya Allah.

+1
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah, selamat datang, saudariku! Kejujuranmu tentang salat sangat relate banget. Seiring waktu pasti makin mudah, pokoknya terus dicoba aja.

0
Diterjemahkan otomatis

Waalaikumsalam! Senang banget buat kamu. Ada satu hal yang mungkin kurang terlihat: ingat sunnah-sunnah kecil, kayak pakai siwak dan tersenyum. Itu bikin barakah dalam keseharian makin berlimpah.

+1
Diterjemahkan otomatis

Allahumma barik, kabar yang indah sekali. Saran: bersabarlah dengan dirimu sendiri. Kemanisan iman tumbuh perlahan-lahan.

+1
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar