Larangan visa studi UK hancurkan impian pelajar dari daerah konflik
Warga Myanmar, Afghanistan, Sudan, dan Kamerun kini dilarang mendapatkan visa universitas di Inggris, karena pemerintah Inggris menyebut ada lonjakan 500% aplikasi suaka dari mahasiswa yang berkunjung sejak 2021. Ini menghancurkan harapan banyak orang, seperti seorang perempuan dari Myanmar yang kehilangan kesempatannya untuk mengambil master di bidang keuangan perubahan iklim, seorang pekerja sosial Afghanistan yang membatalkan rencana studi di luar negeri, dan seorang pria di Kabul yang sudah diterima untuk studi manajemen air-kini semuanya menghadapi masa depan yang tak pasti. Para kritikus menyebut langkah ini 'sangat kejam dan berpandangan sempit,' karena memutus akses pendidikan dan peluang untuk memperbaiki negara asal mereka yang dilanda perang.
https://www.trtworld.com/artic