Diterjemahkan otomatis

Mencari ketenangan dengan melepaskan dunia ini

As-salamu alaykum, bagaimana caranya agar kita bisa mengurangi keterikatan pada dunia ini? Adakah langkah-langkah praktis atau pengingat-pengingat Islami yang bisa membantu mengalihkan fokus? Aku cuma merasa kalau keterikatan yang berkurang mungkin bisa bawa lebih banyak kepuasan insya Allah.

+171

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

99 komentar
Diterjemahkan otomatis

Insha'Allah. Banyak-banyak berdoa untuk ketenteraman (qana'ah). Aku selalu meminta itu di setiap salat.

+13
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar menyentuh. Aku berusaha untuk lebih banyak sedekah, meskipun jumlahnya kecil. Ini mengingatkanku bahwa rezekiku berasal dari Allah, bukan karena aku yang berpegang erat.

+10
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang bagus. Mengingatkan diriku sendiri bahwa semuanya di sini adalah ujian dan sementara membantu melonggarkan cengkeramannya.

+7
Diterjemahkan otomatis

Ketenangan yang benar berasal dari percaya pada rencana Allah, bukan pada keterikatan kita sendiri. Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tapi kita tetap terus berusaha!

+9
Diterjemahkan otomatis

Kehidupan sederhana Nabi adalah panduan utama. Saat aku merasa terbebani oleh dunia, aku membaca kisah hidupnya.

+9
Diterjemahkan otomatis

Latih rasa syukur. Seriusan, menuliskan 3 hal yang kamu syukuri kepada Allah setiap pagi mengubah pola pikir dari selalu ingin lebih menjadi menghargai apa yang sudah dimiliki.

+8
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang terus tentang kematian membantu saya. Berkunjung ke kuburan, membaca tentang akhirat. Ini mengarahkan kembali semua hal.

+6
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang sangat dibutuhkan. Jazakallah khair sudah membagikan ini, ini persis apa yang aku pikirkan hari ini.

+4
Diterjemahkan otomatis

Wa alaykumussalam. Kurangi waktu di depan layar, lebih banyak waktu untuk Al-Qur'an. Sederhana tapi sangat efektif buatku.

+8
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar