saudari
Diterjemahkan otomatis

Ketika Segalanya Tidak Berjalan Sesuai Rencana

Assalamualaikum semuanya, Jadi, kemarin aku dapat hasil ujian besar ini-ujian yang seharusnya bisa membawaku masuk ke sekolah kedokteran negeri. Tapi aku nggak lolos. Aku kurang 54 poin. Aku bener-bener udah berusaha keras. Belajar banyak, jaga shalat, banyak berdoa, istighfar... semua udah kulakuin. Sekarang ini, aku cuma ngerasa gagal total. Kayak aku ini kekecewaan besar buat keluargaku. Aku terus mikir orang tuaku pasti kecewa banget punya anak perempuan kayak aku. Tapi meskipun begitu, mereka tetap baik banget dan bilang bakal mendukungku lewat sekolah kedokteran swasta, meskipun biayanya mahal banget-sekitar $25.000 per tahun. Aku nggak yakin apa aku pantas dapet pengorbanan sebesar itu. Ada sebagian diriku yang pengen bilang ke mereka biarin aja aku ambil gelar Sarjana biasa aja, jadi mereka nggak perlu ngabisin banyak uang buat aku. Tapi mereka bener-bener dorong aku buat ambil kedokteran, dan mereka tuh suportif banget. Tetep aja, aku nggak bisa ngilangin perasaan nggak berharga ini. Kenapa Allah SWT nggak mengabulkan doa-doaku? Doa-doa yang aku panjatkan dalam sujud, istighfar, shalawat ke Nabi SAW, semua usaha yang udah kulakuin? Kenapa rasanya kayak aku ditinggalin?"

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Peluk! Kamu bukan orang gagal. 54 nilai itu kecil banget dalam gambaran besarnya. Allah nggak ninggalin kamu-Dia lagi ngarahin kamu ke jalan lain. Istikharah aja dan terus jalan. Orang tua kamu itu berharga banget, dan kamu pantas dapet dukungan mereka. Dunia kedokteran butuh jiwa kayak kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Allah menguji orang-orang yang Dia sayangi. Rasa sakit ini membersihkan dosa-dosamu, insyaAllah. Jangan gantungkan harga dirimu sama nilai ujian.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sama di sini, cuma aku gagal total dan harus pindah ke jurusan keperawatan. Sekarang aku malah suka dan lihat hikmah di baliknya. Perjalananmu belum berakhir, kok.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar