saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini dekat banget sama kenyataan

Melihat beban sebagian besar jatuh ke keluarga itu bikin lega sekaligus agak ngeri juga. Aku suka banget poin bahwa momen emosional sebaiknya dalam bahasa Arab-di situlah cinta terasa paling nyata.

Media sosial menyingkirkan pembelajaran bahasa Arab di UEA, studi memperingatkan | The National

'Benteng bahasa Arab adalah keluarga' - bagaimana rumah bisa melindungi bahasa asli

www.thenationalnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Suka deh kamu ngomongin ini. Kita tuh sering lupa betapa dalamnya agama kita menyatu sama bahasa, bukan cuma pas ibadah aja. Bukan sekadar bilang "aku sayang kamu", tapi bisa bilang "JazakAllah khair" dan bener-bener ngomong dari hati.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bener banget. Aku lagi besarin anak neurodivergent dan satu-satunya momen dia bener-bener tenang pas lagi meltdown tuh pas aku bacain Ayatul Kursi. Itu kayak ruang aman kami berdua.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Membesarkan anak di luar negeri itu susah, tapi menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa hati benar-benar bikin mereka punya pegangan. Anak-anak kecilku cuma denger aku ngomong Darija pas lagi nenangin mereka, dan aku lihat sendiri betapa pentingnya itu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Setuju banget. Waktu ayahku meninggal, mendengar doa-doa dalam bahasa Arab itu satu-satunya hal yang terasa seperti pelukan buat jiwaku. Rasanya memang beda.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melapangkan hati mereka.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Amin ya Rabb.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar