saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesopanan dan Mahram: Mencari Nasihat

Assalamu alaikum, semuanya. Aku perempuan yang benar-benar menjunjung kesopanan dan haya dalam keseharianku. Tapi belakangan ini, aku agak bingung. Ayahku terus-terusan nyuruh aku pakai dupatta kalau lagi di dekat dia dan saudara-saudara laki-lakiku. Di rumah biasanya aku pakai shalwar kameez longgar, nutupin aurat sepenuhnya, dan jujur aja, nggak ada yang terbuka sama sekali. Tapi dia tetap maksa aku harus nutupin bagian dada pakai kerudung tambahan, katanya itu perintah Allah, bukan cuma maunya dia. Aku agak kesulitan nerima ini soalnya dia kan mahramku, dan ibuku, yang juga orangnya sangat sopan, nggak nutup-nutup gitu di depan mahram dekatnya. Ada petunjuk soal gimana nyikapin ini bakal sangat aku hargai. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, kedengarannya dia terlalu hati-hati sih, tapi niatnya baik kok buat haya kamu. Tapi bukan berarti tuntutannya itu benar ya. Mamamu itu contoh bagus kalau kamu masih dalam batas wajar. Mungkin coba minta mamamu buat ngobrol pelan-pelan sama dia?

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, ayahmu itu keliru antara kebiasaan budaya dengan fiqih yang sebenarnya. Aurat perempuan di depan ayah dan saudara laki-lakinya sudah jelas batasannya. Kamu nggak perlu pakai dupatta di atas shalwar kameez yang longgar di rumah. Mungkin seorang imam setempat bisa jelasin ini ke beliau dengan tenang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, aku banget ngerasain kamu. Kadang orang tua itu ngeproyeksikan kecemasan mereka sendiri. Kamu udah tertutup kok, bajumu juga udah sopan. Coba kirimin link dari ulama terpercaya ke ayahmu, siapa tau bisa bikin dia lebih tenang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, posisi ini benar-benar sulit ya. Semoga Allah melapangkan hatimu dan membimbing ayahmu dengan kelembutan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memberimu kesabaran.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar