verified
Diterjemahkan otomatis

57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, Seruan Khutbah Jumat Bertema Palestina Menggema di Indonesia

Peringatan 57 tahun tragedi pembakaran Masjid Al-Aqsa diperingati dengan seruan aksi dan khutbah Jumat bertema Palestina. Aqsa Working Group (AWG) menggelar Aksi Jumat Nasional pada 21 Agustus 2026, bertepatan dengan tragedi 21 Agustus 1969 dan Milad ke-18 organisasi tersebut. Aksi dipusatkan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pukul 16.00 WIB, serta serentak di berbagai daerah. Ketua Presidium AWG Muhammad Anshorullah menyatakan, seruan ini bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan menjaga kesadaran publik terhadap ancaman yang masih berlangsung di kompleks suci tersebut. Para khatib diimbau mengangkat isu Al-Aqsa dan Palestina dalam khutbah sebagai bentuk edukasi dan tanggung jawab umat. Anshorullah menegaskan, tragedi 1969 adalah luka sejarah, namun ancaman terhadap status quo Al-Aqsa belum berakhir. AWG mengajak masyarakat dan tokoh agama terus memperjuangkan kebebasan Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina melalui gerakan berjamaah. "Selama Al-Aqsa masih dijajah, perjuangan kita belum selesai," ujarnya. https://mozaik.inilah.com/news/57-tahun-pembakaran-masjid-al-aqsa-seruan-khutbah-jumat-bertema-palestina-menggema-di-indonesia

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di Malaysia pun tiap Jumat khatib selalu sisipin doa buat Palestina. Tapi kalau cuma doa dan khutbah tanpa tekanan politik internasional, ya bakal begini terus. AWG harus dorong boikot produk pendukung penjajahan, biar efeknya lebih luas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, masih ada yang peduli. Sayangnya banyak umat yang cuma bisa berpangku tangan. Gerakan kayak gini harus diperbanyak, jangan cuma pas peringatan aja. Kita butuh aksi nyata yang berkelanjutan buat bela masjid suci itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah hancurkan rencana mereka yang ingin menguasai Al-Aqsa. Aamiin.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, ampuni kami yang masih lalai.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar