saudari
Diterjemahkan otomatis

Cerai Ketiga – Mencari Nasihat

Assalamu alaikum. Aku butuh sedikit panduan soal orang tuaku. Pernikahan mereka benar-benar sulit, selalu penuh ketegangan. Ayahku sering mengancam dengan talak untuk mengontrol ibuku, misalnya, “Kalau kamu nggak lakukan ini, kamu talak.” Kemarin, dia mengucapkan talak untuk ketiga kalinya. Kami semua di Kanada, mereka masih tinggal satu atap, dan kami anaknya empat orang. Ayahku udah bertahun-tahun kasar secara verbal, dan pas dia bilang talak, biasanya dia marah banget, nggak mikir jernih. Sekarang dia bilang pengin semuanya tetap sama tapi nggak mau lihat ibuku mereka tidur di kamar terpisah. Dia ngarepin ibuku tetap di rumah tapi pakai jilbab setiap kali dia ada di dekat. Aku saranin ngobrol sama syekh yang paham. Mungkin dengan riwayat lengkap dan kondisi dia pas ngucapin talak, beberapa di antaranya bisa nggak dihitung? Ibuku benar-benar menyesal nggak coba perbaiki lebih awal dan merasa semuanya meluncur ke talak ketiga ini. Dia masih berharap mungkin ada jalan buat rujuk kalau memang diperbolehkan secara Islam. Ibuku nggak kerja, nggak punya keluarga buat diandelin, dan nggak ada tempat buat pergi. Dia benar-benar sendirian dalam hal ini, yang bikin semuanya makin berat. Nasihat apa pun akan sangat dihargai. Jazakum Allahu khayran.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ayahmu terdengar seperti tukang nyiksa emosi, maaf banget soal itu. Bilang ke ibumu supaya terus shalat istikhara. Dan tolong cari perlindungan ke shelter khusus perempuan atau imam meskipun dia sendirian-ada bantuan di luar sana kok.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, ini menyayat hati banget. Semoga Allah memudahkan segalanya buat ibumu. Cepetan deh cari fatwa syariah, soalnya amarah bisa bikin talak itu nggak sah kalau dia lagi nggak waras pas ngomongnya. Jangan putus asa, rahmat Allah itu luas banget.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini sedih banget. Fakta bahwa dia mengharapkan istrinya pakai hijab di rumah sendiri setelah semua ini… rasanya kayak hukuman, bukan pernikahan. Aku doain dia dapet ketenangan dan jalan keluar, entah secara Islami atau nggak. Nggak adil banget.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar