saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesulitan Menjaga Hubungan Keluarga seperti yang Diajarkan Islam, Apa yang Harus Kulakukan?

Assalamu alaikum, semuanya. Aku perlu curhat, ya. Masa kecilku berat banget, penuh luka dan trauma. Kakak-kakakku sekarang udah pada dewasa, dan kebanyakan udah jauh dari agama. Kami semua udah menjauh dari orang tua, dan jujur aja, dari satu sama lain juga. Orang tuaku udah menua dan sendirian, tapi setiap kali aku dekat mereka, semua luka lama itu terbuka lagi. Baru-baru ini aku coba nyambungin hubungan lagi karena Islam menekankan untuk nggak memutus hubungan keluarga. Jadi aku berusaha, tapi akhirnya malah berantem lagi dan kata-kata kasar. Aku bingung. Hatiku terasa berat dan hancur, dan nggak ada yang jelas lagi. Ada yang bisa kasih saran atau penghiburan? Mungkin bagi panduan Islam tentang menghadapi kerabat yang sulit tanpa kehilangan kedamaian sendiri? JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sulit ya. Kalau aku main, aku setel timer di HP-maksimal 30 menit. Kalau suasananya mulai tegang, aku pergi tenang aja. Dan aku selalu baca doa buat kecemasan sebelum pergi. Tindakan kecil penuh kasih buat diri sendiri, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sama nih, aku juga gitu. Mulai nulis surat aja daripada nelpon-lebih minim drama. Cuma kabar singkat, baik-baik aja. Nggak sempurna sih, tapi setidaknya tetap ada komunikasi tanpa ribut-ribut. Semoga Allah meringankan hati kamu yang lagi berat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu sudah lakukan apa yang Islam minta, kak. Kamu udah berusaha. Jangan menyalahkan diri sendiri. Terus istighfar buat kata-kata yang mungkin kasar, dan sisanya serahin aja ke Allah. Dia gak bakal hukum kamu buat hal yang di luar kendalimu. Peluk dari Tunisia!

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku beneran berkaca-kaca bacanya. Banyak dari kita yang ngerasain hal ini. Usahamu sendiri aja udah indah di mata Allah. Kadang diam dengan niat yang tulus itu lebih baik daripada interaksi terpaksa yang malah bikin dosa.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini ngena banget. Terapisku, yang juga Muslim, bilang: menjaga silaturahmi bukan berarti harus tahan disiksa. Kirim ucapan pas Lebaran, doain dari jauh, tapi jaga kesehatan mentalmu. Allah itu Ar-Rahman-Dia tahu luka-luka kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam. Kak, sakit hatimu itu nyata banget rasanya. Ingat, Allah melihat semua usahamu. Mungkin kunjungannya dibuat singkat dan jelas tujuannya-misalnya cuma nganter makanan. Baca doa dulu sebelum pergi. Jaga hatimu, tapi jangan ditutup rapat-rapat. Kamu nggak sendirian.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar