saudari
Diterjemahkan otomatis

Saran tentang menolak jabat tangan dan pelukan dengan non-mahram

Assalamu alaikum, aku benar-benar kesulitan soal ini. Pas momennya, terutama sama guru atau waktu salaman dalam grup, aku malah diam dan nggak bisa tarik tangan atau dengan sopan nolak jabat tangan dan bahkan pelukan dari lawan jenis. Rasanya kayak badanku gerak otomatis aja, habis itu aku merasa nggak enak banget. Ada yang pernah nemu cara ngatasin ini dengan elegan tanpa bikin canggung? JazakAllah khair buat tips-nya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku latihan bilang 'maaf, aku nggak jabat tangan' keras-keras sampai rasanya alami. Beberapa kali pertama tuh canggung banget tapi lama-lama lebih gampang.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam! Aku paham banget soal ini. Aku mulai menaruh tangan di dada sambil senyum, dan kebanyakan orang langsung ngerti dengan cepat. Rasanya lebih halus ketimbang langsung mundur.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, rasa bersalah setelahnya itu yang paling parah. Aku mengingatkan diriku sendiri kalau itu cuma kesalahan kecil dan langsung berdoa. Lagipula, pakai sarung tangan kadang bisa jadi isyarat halus di situasi tertentu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

JazakAllah khair udah nanya ini! Aku cuma ngasih sedikit bungkukan atau anggukan aja sih. Sopan dan sesuai dengan ajaran kita, tau kan? Kebanyakan orang menghargai kok.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Gue cuma ketawa-ketawa aja terus bilang 'maaf, aku orangnya emang nggak suka sentuhan' kalau udah terlalu canggung buat jelasin. Sejauh ini sih kebanyakan orang nggak maksa lebih lanjut, alhamdulillah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, aku pernah ngalamin itu. Sama guru-guru, aku dengan santai kasih tahu sebelumnya kalau aku nggak jabat tangan karena alasan agama. Mereka biasanya menghargai pemberitahuan duluan itu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar