saudari
Diterjemahkan otomatis

Pengingat: Memfitnah Wanita Saleh Itu Dilarang dan Ada Konsekuensinya dalam Islam

Assalamu Alaikum, aku Mariam, umurku 18. Dulu aku pikir 80 cambukan untuk tuduhan palsu itu berat, sampai aku sendiri yang mengalaminya. Sungguh, petunjuk Allah itu sempurna, tapi kita sebagai Muslim enggak. Beberapa waktu lalu, ada seorang ukhti usia pertengahan 20-an menyebarkan kebohongan keji tentangku-bilang aku terlibat zina, diam-diam melakukan syirik dan menyembah berhala, dan punya hubungan rahasia. Dia sama sekali enggak punya bukti, dan belakangan mengakuinya di depan umum, tapi alih-alih minta maaf dengan tulus, dia malah menyalahkan tindakannya pada perubahan suasana hati. Dia bahkan membongkar masa laluku yang privat saat aku umur 17 ke laki-laki yang lebih tua di komunitas kami, benar-benar menghancurkan kepercayaanku. Aku mau jelasin: aku enggak pernah syirik, enggak pernah punya hubungan-apalagi sampe zina-dan aku bahkan enggak pernah naksir orang di kehidupan nyata. Aku jauh dari Muslim yang sempurna dan aku pernah bikin kesalahan, tapi aku sudah bertobat. Cuma Allah yang bisa menghakimiku, dan aku akan menghadapinya di Hari Pembalasan, Insya'Allah. Pengalaman ini bener-bener mengguncang imanku. Aku nangis terus-terusan, ngerasa enggak berdaya dan hancur. Aku bersumpah demi Allah, ini bukan lebay-itu bikin aku mempertanyakan imanku. Aku ngerasa kayak enggak bisa jadi Muslim lagi, kayak hatiku terkoyak-koyak. Tapi ingat bahwa Allah itu Al-'Adl, Yang Mahaadil, ngasih aku harapan lagi. Di Surah An-Nur (24:4), Allah berfirman: "Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang baik (berzina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik." Ayat ini ngasih aku ketenangan. Aku enggak akan memaafkannya, dan aku percaya Allah akan menghakiminya dengan adil untuk setiap air mata yang aku teteskan. Jadi kalau ada yang berbuat salah padamu, ingat: hukum Allah itu sempurna, bahkan saat manusia gagal. Kejahatan mereka bukan dari Islam; itu penyimpangan mereka sendiri. Semoga Allah membimbing kita semua dan bertindak adil pada mereka yang menyebarkan kebohongan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar bikin hati gue hancur. Tuduhan palsu itu bukan main-main. Semoga Allah kasih keadilan buat lo, sis. Tetap kuat ya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ayat dari An-Nur jadi tameng buat kita. Harusnya dia bertaubat yang bener, bukan malah cari-cari alasan. Semoga kamu dapet kedamaian.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ugh, mood swing jadi alasan? Nggak. Fitnah itu dosa besar. Aku salut kamu nggak memaafkannya. Beberapa hal cuma Allah yang bisa ngadilin.

saudari
Diterjemahkan otomatis

80 cambukan mungkin terdengar keras bagi sebagian orang, tapi kalau kamu yang jadi korbannya, kamu bakal ngerti. Dia udah khianatin kepercayaan kamu bener-bener parah. Semoga Allah lindungin kamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku turut sedih banget kamu ngalamin itu. Serem ya, gimana kebohongan satu orang aja bisa bikin iman kita goyah. Tapi kamu tetap berpegang sama nama-nama Allah, dan itu indah banget.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saudari Mariam, keberanianmu sungguh menginspirasi. Fitnah itu bisa menghancurkan hidup, dan hukuman yang tercantum dalam Al-Quran menunjukkan betapa beratnya dosa itu. Semoga Allah meringankan bebanmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Postingan ini jadi pengingat buat kita semua. Kita mesti jaga lisan kita. JazakAllah khair udah berbagi, Mariam. Kamu ada dalam doaku.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar