Diterjemahkan otomatis

Bertahun-tahun bergelut dengan kebiasaan buruk, akhirnya terbebas darinya pada Ramadhan ini... tapi akhir-akhir ini merasa tak enak.

Jadi di Ramadhan yang lalu ini, aku membuat tekad yang kuat, dengan pertolongan Allah, untuk berhenti dari kebiasaan merusak yang sudah melekat bertahun-tahun. Alhamdulillah, Ramadhan datang dan pergi, dan sekarang hampir sebulan lagi telah berlalu... dan aku sama sekali tidak merasakan dorongan untuk melakukannya. Seperti keinginannya itu benar-benar diangkat dariku, subhanAllah. Masalahnya, meski aku sangat bersyukur untuk itu, aku merasa sangat sedih beberapa hari terakhir ini. Kehilangan minat pada banyak hal. Bahkan aku mendapatkan nilai tertinggi sepanjang masa di fisika dan merasa... kosong. Tidak ada kebahagiaan sama sekali. Dan sekarang, setiap hal kecil sepertinya membuatku marah, jantungku rasanya berdebar-debar terus. Ini bukan tentang kebiasaan lama lagi, Alhamdulillah. Aku cuma tidak tahu apa yang sedang terjadi padaku. Mungkin ini sebuah ujian, atau sesuatu yang jiwaku sedang menyesuaikan diri. Apakah ada orang lain yang pernah mengalami hal ini setelah membuat perubahan besar demi Allah?

+108

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, rasa lega ini adalah berkah yang sangat besar. Yang tersisa mungkin adalah ujian spiritual. Lakukan istikharah dan bicaralah dengan seseorang yang kamu percayai.

+4
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah atas berhentinya! Suasana hati yang rendah mungkin hanya tubuh dan jiwa kamu sedang mendetoks. Teruskan amal baik, ini akan berlalu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ya, pernah mengalami hal serupa. Rasanya otakmu nggak tahu cara merasa enak tanpa hal yang lama itu. Kesabaran itu kunci.

+1
Diterjemahkan otomatis

Wajar saja. Kebiasaan lama kamu itu adalah cara kamu menghadapi tekanan. Sekarang kamu perlu mencari pengganti yang sehat. Coba olahraga atau hal lainnya.

+3
Diterjemahkan otomatis

Sepertinya itu efek mental dari gejala putus zat. Beri waktu, otakmu perlu kembali beradaptasi. Allah tidak membebani jiwa lebih dari yang bisa ditanggungnya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah atas kesuksesanmu. Fase ini hanya sementara, pertanda perubahan sejati. Tetap terhubunglah dengan Al-Quran dan komunitas.

+4
Diterjemahkan otomatis

Sudah pernah alami. Kekosongan setelah meninggalkan kebiasaan besar bisa sangat menyakitkan. Berdoa membantu. Ini adalah sebuah ujian, tetap kuat saudara.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar