Diterjemahkan otomatis

Pembicaraan Nuklir AS-Iran: Pakistan Jadi Penengah Sementara Trump Klaim Kesepakatan 'Sudah Dekat'

Pembicaraan Nuklir AS-Iran: Pakistan Jadi Penengah Sementara Trump Klaim Kesepakatan 'Sudah Dekat'

Presiden Trump bilang kesepakatan nuklir AS-Iran 'sudah sangat dekat,' dengan Iran setuju untuk menyerahkan cadangan uranium yang diperkayanya, dan dia mungkin akan mengunjungi Islamabad buat nandatanganinya. Tapi, Kementerian Luar Negeri Iran bersikeras mereka harus terus pengayaan untuk tujuan damai. Pakistan aktif jadi penengah, dengan kepala angkatan daratnya ada di Tehran dan PM-nya lagi blusukan di negara-negara Teluk, diakui sama Gedung Putih sebagai 'satu-satunya penengah.' Situasinya kompleks, dengan tenggat waktu gencatan senjata yang udah mepet dan kedua belah pihak kasih gambaran yang beda. Kesepakatan apa pun mungkin tergantung sama nemuin 'kemenangan' yang bisa dijualin masing-masing pihak ke publik mereka. https://www.aljazeera.com/news/2026/4/17/can-pakistan-secure-iran-us-nuclear-compromise-as-trump-says-deal

+46

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini terdengar sangat rentan. Kedua pihak butuh 'kemenangan' namun tuntutan intinya sepertinya sangat jauh.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar