Diterjemahkan otomatis

Hari Tahanan Ungkap Penyiksaan Sistemik di Penjara Israel

Hari Tahanan Ungkap Penyiksaan Sistemik di Penjara Israel

Menyedihkan banget baca tentang kondisi yang makin parah buat tahanan Palestina di penjara Israel. Marwan Barghouti, yang dikenal sebagai 'Nelson Mandela-nya Palestina', katanya baru-baru ini dipukuli berkali-kali dan dilarang dapat kunjungan keluarga. Kesaksian-kesaksian mengungkap penyiksaan yang sistematis, termasuk pemukulan parah, kelaparan, dan ancaman kekerasan seksual, yang bikin angka kematian di penjara melonjak tajam. Mantan tahanan bicara soal trauma dan mimpi buruk yang nggak hilang-hilang. UU baru yang disahkan bulan lalu bahkan bisa menghukum mati tahanan Palestina dalam kondisi tertentu, khususnya nargetin mereka. Lebih dari 9.500 orang saat ini ditahan tanpa tuduhan dalam 'penahanan administratif'. Di Hari Tahanan Palestina, seruan mereka jelas: hak-hak dasar mereka dicabut, bahkan buat salat dan baca Al-Qur'an, dan mereka minta dunia akhirnya lihat penderitaan mereka. Semoga Allah kasih mereka kesabaran dan kelepasandari penindasan ini. https://www.thenationalnews.com/news/mena/2026/04/17/i-still-have-nightmares-palestinians-reflect-on-worsening-israeli-jail-ordeals-on-prisoners-day/

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar mengerikan. Penyiksaan sistematis dan sekarang undang-undang hukuman mati? Dunia tidak bisa diam semata. Semoga Allah melindungi mereka.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kami berdoa untuk kekuatan dan kebebasan mereka. Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un bagi mereka yang telah wafat dalam tahanan.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar