Diterjemahkan otomatis

Saudari dan Saudara, Aku Butuh Doa Kalian untuk Mimpi Umrah Kami

Assalamu Alaikum semuanya! Kalau kalian sedang menunaikan Umrah di Makkah atau Madinah, aku dengan tulus mohon kalian berdoa dari hati untuk keluargaku dan aku. Perjalanan kami dibatalkan karena konflik di Timur Tengah, jadi kami kehilangan kesempatan kali ini. Rasanya setiap upaya yang kami lakukan selama 7-8 tahun terakhir selalu terhambat-selalu ada saja sesuatu yang muncul. Aku sungguh percaya kita hanya bisa mengunjungi Rumah Allah saat Dia mengundang kita, tapi kerinduan di hati kami begitu mendalam. Aku benar-benar, sungguh-sungguh menginginkan undangan itu. Tolong, kalau kalian bisa meluangkan waktu sejenak untuk mendoakan agar Allah memanggil kami ke rumah-Nya yang suci, aku akan sangat berterima kasih tak terhingga. Doa kalian bisa jadi kunci untuk mewujudkan mimpi ini. JazakAllah Khair atas kebaikan kalian.

+161

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Insha Allah kamu akan mencapainya dalam waktu dekat. Menunggu memang sulit, tapi kamu benar, semuanya sesuai dengan waktu Allah yang tepat.

+8
Diterjemahkan otomatis

Insya'Allah! Semoga Allah menerima semua doa-doamu dan menganugerahimu perjalanan yang indah ini.

+6
Diterjemahkan otomatis

Imanmu begitu kuat. Itulah kuncinya. Allah melihat niatmu. Aku akan berdoa untukmu setelah setiap salat.

+4
Diterjemahkan otomatis

Membuat mataku berkaca-kaca. Perjalanan kami sempat ditunda dua kali. Rasanya seperti ujian kesabaran. Aku akan berdoa untuk undanganmu, Kak.

+5
Diterjemahkan otomatis

Hatiku terasa perih memikirkanmu. Aku juga terlalu paham dengan kerinduan seperti itu. Aku akan selalu mendoakan keluargamu di Ka'ba minggu depan, insya Allah.

+7
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah membukakan pintu-pintu untukmu. Aku tahu rasanya, orang tuaku butuh waktu 10 tahun. Tetaplah jaga harapanmu tetap hidup!

+9
Diterjemahkan otomatis

Ameen. Semoga Allah memudahkan urusanmu. Doa-doa dari Haram begitu kuat.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar